somberena parlementa

Kemarau Panjang, Pegawai Perumda Air Minum Makassar Lakukan Salat Istisqa

Selasa, 01 Oktober 2019 22:14 WITA Reporter : Ikbal
Kemarau Panjang, Pegawai Perumda Air Minum Makassar Lakukan Salat Istisqa

MAKASSARMETRO – Kemarau berkepanjangan berdampak pada mengeringnya Bendungan Lekopancing menyebabkan beberapa daerah merasakan sulitnya mendapatkan pasokan dan supply air bersih.

Kondisi ini sudah terjadi sejak Juni 2019 hingga Oktober 2019. Warga Makassar khusunya Kecamatan Tamalanrea, Biringkanaya,Tallo, Ujung Tanah, Wajo, Bontoala, Panakkukang, Makassar, dan Manggala sangat merasakan betapa sulitnya mendapatkan air bersih secara normal.

Melihat kondisi ini, Plt. Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Dr. Hamzah Ahmad mengajak semua Pegawainya untuk melaksanakan Sholat Istisqa pagi ini Selasa, 1 Oktober 2019 di Kantor Pusat Ratulangi.

Ini dilakukan untuk memanjatkan doa dan beristigfar bersama bermohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala kira dapat diberikan nikmat dengan menurunkan hujan yang penuh berkah bagi semua.

Hamzah mengatakan, manusia tidak punya kemampuan dan kekuatan untuk menghalau dan menghentikan musim kemarau ini terkecuali atas kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala dan tidak pula dapat menurunkan hujan selain kuasa-Nya.

“Makanya saya mengajak semua pegawai untuk melaksanakan Salat Istisqa dengan harapan Allah Subhanahu wa Ta’ala dapat mengijabahnya dan memberikan rahmat bagi seluruh masyarakat Kota Makassar.

Harapan kita hanya musim hujan yang dapat mengakhiri krisis ini, sumber air baku kita di lekopancing sudah kering kerontang sementara sumber lain di sungai Moncongloe setiap dua minggu mengalami masalah yaitu naiknya air laut saat pasang sehingga pompa harus dihentikan karena kadar cloridanya naik, jadi saya kira memohon dan bermunajat meminta hujan kepada pencipta dan penguasa adalah jalan terbaik,” tambahnya.

Sementara itu Ust. DR. H. Musrifai, M.Ag membawakan ceramah memberikan pesan, perbanyaklah doa dan ostigfar agar terhindar dari marabahaya dan bencana.

Musim kemarau yang parah tahun ini jangan dianggap Bencana tapi memang sudah ketentuan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Syukurilah nikmat yang diberikan dengan senantiasa sujud kepadanya, jangan kufur kalau tidak mau ditimpa bencana. Tumbuhkan Rasa kasih sayang terhadap sesama agar tercipta suasana yang nyaman dalam bekerja.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca