somberena parlementa

Berlangsung Meriah, Kemenpar RI : F8 Bukan Lagi Milik Makassar

Jumat, 11 Oktober 2019 22:29 WITA Reporter : Helmy
Berlangsung Meriah, Kemenpar RI : F8 Bukan Lagi Milik Makassar

MAKASSARMETRO – Opening Ceremony Makassar International Eight Festival and Forum atau yang lebih populer dengan sebutan F8 berlangsung meriah, Jumat malam (11/10/2019).

Warga Kota Makassar memadati lokasi pelaksanaan yang berlokasi di Sunset Cove 8, Center Point of Indonesia, Makassar. Berdasarkan pantauan Reporter Makassar Metro, sejak open gate, warga berbondong-bondong hendak masuk ke venue.

Cara masuknya pun sangat unik, yakni menukarkan empat buah sampah botol plastik atau dengan mengunduh aplikasi karya anak bangsa yang bergerak di sektor lingkungan, Octopus. Jika tidak, bakal didenda Rp 20 ribu.

Melihat kemeriahan dan antusiasme warga Kota Makassar membuat Tim Ahli Calender of Event Kementerian Pariwisata RI, Tazbir berdecak kagum. Ditambah dengan lokasi yang dipilih menjadi venue F8.

“Sangat ramai sekali F8, kita sudah pernah kurasi F8, dan memang betul disambut sangat antusias oleh warga. Lokasi yang dipilih juga sangat bagus sekali, view-nya terbaik, suasana pantai tanpa bersinggungan dengan aktifitas warga lain,” ujar Tazbir yang hadir mewakili Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Kelebihan yang dimiliki F8, kata Tazbir, yakni kecerdasan dan kreatifitas dalam mengemas konsep event yang mengakomodasi pelaku industri dan komunitas kreatif di Makassar. Penyatuan delapan komponen kebanggan bangsa yang mengagumkan.

“Ide ide kreatif seperti ini jarang sekali didapatkan, saya saja baru liat hanya di F8,” ujarnya.

Dia bilang begitu banyak event yang ada di Indonesia namun ia melihat F8 memiliki view terbaik. Ia pun meminta pelaksanaan tahun depan 2020 agar lebih spektakuler lagi.

“Tahun depan kalau diadakan bagusnya backdropnya dihilangkan biar tamu menghadap laut terus kapalnya dikasi lampu biar keliatan, ini tempatnya bagus dan ini sangat cocok untuk dilaksanakan tahun depan,” ujarnya.

Dia meminta kepada Founder dan seluruh tim kreatif untuk mempertahankan F8. Menurutnya, F8 bukan saja kebanggaan makassar dan sulawesi selatan, tetapi juga sudah menjadi kebanggaan Indonesia.

“F8 harus terus menjadi kebanggaan kita dan itulah akan menjadi kesempatan bagi makassar dan sulawesi untuk memperkenalkan diri kekancah internasional. Karena kita di Kemeterian Pariwisata harus jujur klo tidak bagus yah tidak bagus kalau bagus yah harus dibilang bagus, tetapi kalau diliat secara umum F8 adalah kreativitas yang sangat luar biasa,” tutupnya.

Topik berita Terkait:
  1. Event F8 Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca