somberena parlementa

Gelar Lokakarya, Bappeda Makassar Sasar Enam Kawasan Kumuh

Senin, 28 Oktober 2019 11:06 WITA Reporter : Makassarmetro
Gelar Lokakarya, Bappeda Makassar Sasar Enam Kawasan Kumuh

MAKASSARMETRO – Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Makassar tetap berlanjut. Pemerintah Kota Makassar tengah menyasar enam kawasan kumuh yang diprioritaskan untuk dibenahi.

Untuk mengoptimalkan pembenahan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar menjaring kebutuhan warga melalui lokakarya, Senin (28/10/2019). Kegiatan ini dibuka Asisten III Pemkot Makassar, Takdir Hasan Saleh.

“Lokakarya ini untuk menjaring kebutuhan warga di enam kawasan kumuh yang akan dibenahi melalui program Kotaku,” ungkap Kabid Fisik dan Prasarana Wilayah Bappeda Makassar, Imbang Muryanto.

Kebutuhan warga, kata Imbang Muryanto, meliputi fisik dan non-fisik. Untuk fisik mencakup persoalan sarana akses air bersih, sanitasi layak, persoalan lingkungan dan persampahan juga mitigasi.

“Lokakarya ini persiapan untuk 2020. Kita jaring semua kebutuhan wilayah. Mulai dari mitigasi, sanitasi, lingkungan, persampahan, itu untuk fisik. Bukan hanya fisik, kita sentuh juga sektor sosial ekonomi warga. Jadi semua SKPD borongan setiap kawasan,” jelasnya.

Adapun kawasan yang disasar sebagai berikut, untuk kawasan kumuh kategori ringan, hanya ada satu kawasan, yakni Kawasan Wajo meliputi Kelurahan Melyau Baru, Butung, dan Ende.

Kategori kumuh sedang, Daerah Aliran Sungai Jeneberang (meliputi Kelurahan Balang Baru, Tanjung Merdeka, Parang Tambung), Bantaran Kanal Pannampu (Rappocini Maricaya Baru, Bara-Baraya, Bara-Baraya Selatan, Maradekaya Utara, Barana, Maccini Gusung, Tompo Balang), dan Bantaran Kanal Jongaya (Sambung Jawa, Bonto Rannu, Tamarunang, Maccini Sombala).

Kategori kumuh tinggi, Pelabuhan Baru (meliputi Cambaya, Gusung, Pattingalloang, Buloa, Kaluku Bodoa, Tallo) dan Wilayah Kecamatan Mariso (Kampung Buyang, Lette, Pannambungan, Mariso).

“Dari 740 hektar dari total target penanganan kawasan kumuh melalui Kotaku, pembenahan ini berkontribusi sekitar 20 persen progres,” ucapnya.

Diketahui, keenam kawasan ini mencakup 294,28 hektar kawasan kumuh di Kota Makassar. Hingga saat ini, Makassar sudah mencapai sekitar 60 persen penanganan kawasan kumuh.

“Sekarang kita sudah 60 persen, enam kawasan ini diharapkan bertambah sekitar 20 persen lagi,” tutup Imbang.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca