somberena parlementa

PSM Tak Punya Mental Bertanding

Rabu, 30 Oktober 2019 17:35 WITA Reporter : Ikbal
PSM Tak Punya Mental Bertanding

JAKARTA – Setelah kalah 2-3 dari tuan rumah Bhayangkara FC, PSM Makassar akan bertolak ke Surabaya dari Jakarta, Rabu (30/10/2019) Pukul 15.50 WIB.

Sebelum check out dari Hotel Atlet Century Senayan, skuat Juku Eja menjalani latihan ringan.

“Mereka yang kurang atau tidak mendapat menit bermain tadi malam berlatih di lapangan ABC. Selebihnya berlatih di gym,” ujar Bonnie Fautngil, asisten pelatih PSM. 

Di Surabaya, PSM akan menginap di Hotel Paragon sebelum meladeni tuan rumah Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (2/11/2019) pada laga lanjutan Liga 1 2019.

Butuh mental dan kerja keras untuk sekadar mengimbangi tuan rumah yang baru saja dipermalukan PSS Sleman 2-3 di stadion yang sama (29/10/2019).

Sejauh ini, catatan laga tandang PSM terbilang minor. Dari 11 partai, Juku Eja hanya mencatat tiga kali imbang dan delapan kalah. Hasil yang membuat PSM lebih banyak berkutat papan tengah klasemen.

Kondisi berbeda pada dua musim sebelumnya di Liga 1. Dimana PSM selalu stabil di papan atas.

Perbedaannya adalah PSM sukses meraih Piala Indonesia tahun ini. Meski bukan gelar liga 1, pencapaian ini sedikit menghapus dahaga juara PSM yang terakhir berjaya pada Liga Indonesia 1999-2000.

Sebelumnya, Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, terang-terangan mengungkapkan kekecewaannya pada kinerja wasit Yeni Krisdianto yang dinilainya terlalu menguntungkan tuan rumah.

“Coba lihat berapa banyak tendangan bebas dan lemparan ke dalam yang diberikan wasit kepada Bhayangkara di daerah pertahanan PSM?” cetus Darije.

Menurut Darije, yang paling fatal adalah wasit memberikan lemparan ke dalam buat Bhayangkara FC, padahal terlihat jelas bola mengenai dada striker Herman Dzumafo.

“Lemparan ke dalam itulah yang menjadi awal proses gol kedua Bhayangkara,” ujar Darije.

Darije menambahkan, hal seperti ini yang kerap didapatkan PSM pada laga tandang. Tetapi, baru sekarang mantan pelatih Roda JC Kerkrade ini mengungkapkannya.

“Penilaian saya, 60 sampai 70 persen laga tandang, hal seperti tadi terjadi saat kami bermain di luar Makassar,” kata Darije.

Sebaliknya, lanjut Darije, PSM Makassar tak pernah diuntungkan wasit saat bermain di kandang sendiri.

Topik berita Terkait:
  1. PSM Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca