somberena parlementa

Tokopedia Akselerasi Pemerataan Ekonomi Daerah di Penjuru Nusantara

Kamis, 07 November 2019 21:26 WITA Reporter : Helmy
Tokopedia Akselerasi Pemerataan Ekonomi Daerah di Penjuru Nusantara

MAKASSARMETRO – Tokopedia, sebagai perusahaan teknologi Indonesia yang terus bertransformasi menjadi Super Ecosystem, terus mengakselerasi pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia. Selama lebih dari sepuluh tahun, dampak pemerataan ekonomi digital tersebut bahkan sudah bisa dirasakan langsung oleh
masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

Riset yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) di 2018-2019 membuktikan bahwa Tokopedia telah memberikan pengaruh besar untuk perekonomian Indonesia. Selama 2018 lalu, GMV (Gross Merchandise Value) Tokopedia telah berhasil menembus angka Rp73 triliun. Nilai ini diperkirakan naik menjadi Rp222 triliun pada 2019 atau setara dengan 1,5% perekonomian Indonesia.

Pengaruh Tokopedia juga dirasakan di wilayah tengah Indonesia, salah satunya Sulawesi Selatan. Pada 2018, Tokopedia telah berhasil berkontribusi terhadap GDP Sulawesi Selatan sebesar Rp523.618.000.000 dan diprediksi akan semakin meningkat di tahun ini menjadi Rp1.439.755.000.000. Selain itu, Tokopedia turut berkontribusi terhadap total pendapatan rumah tangga Sulawesi Selatan di 2018 yaitu sebesar
Rp160.371.000.000 dan di 2019 diprediksi meningkat menjadi Rp440.128.000.000.

External Communications Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, mengungkapkan, selama lebih dari satu dekade, Tokopedia terus bertransformasi menjadi Super Ecosystem yang menjadi jembatan penghubung bagi semua pihak dalam misi sejalan untuk maju dan tumbuh bersama mengakselerasi pemerataan ekonomi digital di Indonesia.

“Bersama lebih dari 6,6 juta penjual kami, Tokopedia telah menjangkau 97% kecamatan di Indonesia untuk menawarkan lebih dari 200 juta jenis produk terdaftar dengan harga transparan.”

Ekhel melanjutkan, Indonesia akan terus menjadi fokus utama Tokopedia. Kami berkomitmen untuk terus relevan dengan kebutuhan masyarakat melalui berbagai inisiatif di tingkat lokal.

“Hal ini demi mempermudah seluruh
masyarakat Indonesia, tidak terkecuali yang ada di Makassar, Sulawesi Selatan, untuk menciptakan peluang maupun mencapai lebih.”lanjutnya.

Tokopedia berharap dapat membantu para pembeli, penjual dan mitra strategis lainnya berevolusi menjadi ‘perusahaan teknologi’ yang juga akan selalu relevan terhadap perkembangan zaman melalui ekosistem Tokopedia.

“Bagi kami, Makassar lebih penting daripada Manila dan Sukanagara lebih penting dibandingkan Singapura,” terang Ekhel.

Pengaruh Tokopedia terhadap perekonomian Indonesia juga tidak terlepas dari jumlah lapangan kerja yang
berhasil diciptakan. Menurut riset LPEM FEB UI, selama 2018-2019, Tokopedia telah berhasil menciptakan 857 ribu lapangan kerja baru, dari penjual aktif Tokopedia yang berada di Aceh sampai Papua. Jumlah ini setara
dengan 10,3% dari total lapangan pekerjaan baru untuk Indonesia pada tahun 2018.

Sebanyak 309 ribu di antaranya bahkan menjadikan Tokopedia sebagai sumber penghasilan utama.Persebaran lapangan kerja tersebut meliputi beberapa wilayah Indonesia, seperti DKI Jakarta (207.117 lapangan kerja), Jawa Barat (172.348 lapangan kerja), Jawa Timur (112.488 lapangan kerja), Sumatera Utara (21.746 lapangan kerja), Bali (25.699 lapangan kerja), Sulawesi Selatan (7.194 lapangan kerja), Nusa Tenggara Barat
(3.001 lapangan kerja) dan sebagainya.

Topik berita Terkait:
  1. Ekonomi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca