somberena parlementa

Dinkes Makassar Evaluasi Sistem Informasi Rumah Sakit untuk Program TB

Kamis, 21 November 2019 14:19 WITA Reporter : Makassarmetro
Dinkes Makassar Evaluasi Sistem Informasi Rumah Sakit untuk Program TB

MAKASSARMETRO -Dinas Kesehatan Makassar mengelar evaluasi sismtem informasi rumah sakit untuk program Tuberkulosis (TB) di Hote D Maleo Makassar. Kegiatan ini digelar agar pengobatan tercatat dalam sistem pelaporan TB nasional.

Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Makassar, dr Nani mengatakan berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan angka penularan tuberkulosis.

Salah satunya dengan melibatkan seluruh stakeholder baik pemerintah swasta dokter praktek mandiri, laboratorium swasta, apotek swasta untuk melakukan jejaring pelayanan TB agar mesin cash TB dapat ditemukan yang tercatat oleh petugas penanggung jawab program TB pada wilayah kerja puskesmas yang dikoordinasi oleh Dinas Kesehatan Kota Makassar, dengan melakukan kegiatan penyisiran kasus pada fasilitas Pelayanan Kesehatan baik yang sudah melaksanakan program TB maupun yang belum terlibat dalam pelaksanaan program TB.

“Salah satu masalah pembangunan kesehatan di Indonesia termasuk di Kota Makassar saat ini adalah masih tingginya kasus penyakit menular seperti tuberkulosis yang dapat menyebabkan kerugian yang sangat besar baik dari aspek kesehatan maupun dari aspek ekonomi dan sosial saat ini survei survei tersebut di antaranya di Kota Makassar pada tahun 2017 kasus TB di antaranya kasus Baru adalah sebesar 4,1% dan pada TB yang pernah di obat sebelumnya kasus Kamu adalah 19,2% kasus,” kata Nani, dikonfirmasi, Kamis (20/11/2019).

Nani menjelaskan jika pertemuan evaluasi sistem informasi rumah sakit untuk program TB akan menciptakan satu model layanan TB yang berkualitas yang dapat menjadi acuan pembuatan terpadu yang berkualitas dan standar bagi dokter praktek Mandiri klinik rumah sakit.

“Yang dapat memberikan pelayanan Paripurna serta meningkatkan kepedulian petugas kesehatan termasuk pada produk swasta untuk membantu pengobatan penderita TB, HIV agar dapat berubah secara tuntas dan diharapkan pasien memperoleh kesembuhan dan pengobatan yang teratur sesuai dengan waktu yang ditentukan,” terangnya.

Kegiatan ini diikuti petugas TB dan 25 petugas Rumah Sakit di Makassar. Dengan harapan dapat menerapkan program dari Pemerintah.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca