somberena parlementa

Dampak Negatif Masa Depan Anak Jika Sering Dimarahi Orangtua

Jumat, 22 November 2019 07:50 WITA Reporter : Makassarmetro
Dampak Negatif Masa Depan Anak Jika Sering Dimarahi Orangtua

MAKASSARMETRO – Sudah menjadi tabiat anak dengan tingkah yang menjengkelkan. Maka tak jarang orangtua memarahi anaknya.

Akan tetapi, sering memarahi anak akan berdampak negatif bagi masa depan anak.

Psikolog lulusan Universitas Columbia, Laura Markham, Ph.D, menulis buku Peaceful Parent, Happy Kids: How to Stop Yelling and Start Connecting. 

Ia mengatakan, “Pekerjaan nomor satu Anda sebagai orang tua, selain memastikan keselamatan anak, adalah mengendalikan emosi”.

Dalam studi yang dilakukan di Universitas Kesehatan Nasional di Bethesda, Maryland, AS, dikatakan bahwa berteriak membuat anak lebih agresif, baik secara fisik maupun verbal. Berteriak, apa pun konteksnya, merupakan ekspresi kemarahan. Itu menakutkan bagi anak, membuat mereka merasa tidak aman. Dan yang tak penting, menjatuhkan harga diri mereka.

Dampak jangka panjangnya, anak yang sering mendengarkan teriakan bisa terkena gangguan kesehatan mental seperti kecemasan berlebihan, rendah diri, dan lebih agresif.

Selain itu, anak-anak menjadi lebih rentan terhadap tindak perundungan karena pemahaman mereka tentang batasan dan harga diri amat rendah.

Teriakan Anda membuat si kecil tidak hanya memantik efek jangka panjang.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca