somberena parlementa

Sempat Terganggu, Ombudsman Makassar Bakal Investigasi Soal Layanan Dukcapil

Rabu, 22 Januari 2020 21:40 WITA Reporter : Makassarmetro
Sempat Terganggu, Ombudsman Makassar Bakal Investigasi Soal Layanan Dukcapil

MAKASSARMETRO – Ombudsman Kota Makassar akan memulai investigasi mendalam menyusul terjadinya shutdown terhadap Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) beberapa waktu lalu di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar.

Hasil investigasi yang nanti didapatkan, akan ditindaklanjuti dengan surat rekomendasi ke PJ Walikota Makassar untuk mengambil tindakan yang dinilai perlu.

Hal ini ditegaskan Ketua Komisioner Ombudsman Kota Makassar, Andi Ihwan Patiroy usai melakukan pertemuan dengan PJ Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb di Balaikota Makassar, Rabu (22/1/2020).

“Kami banyak mendapat keluhan dari warga terkait masalah ini. Makanya kami akan segera melakukan langkah-langkah strategis untuk mengumpulkan data di lapangan.

Dia mengaku telah mengantongi data awal, seperti informasi keberadaan surat dari Ditjen Dukcapil Kemendagri yang sudah ada sejak bulan Oktober 2018.

Menurutnya, surat tersebut sudah sangat lama, namun tidak direspon atau tidak dilaporkan ke Walikota Makassar.

“Artinya inikan ada persoalan komunikasi yang tidak jalan. Ini yang akan kita telusuri, mulai dari staf yang menerima surat tersebut hingga ditemukan titik kritisnya, apakah itu di Bagian Umum yang menerima surat, di pimpinan Dukcapilnya kah, atau di BKPSDM nya. Itu nanti pasti akan kelihatan,” ujar Andi Ihwan Patiroy.

Sementara itu, Pj Walikota Makassar, Iqbal Suaheb menyebut dirinya mendukung upaya yang dilakukan Ombudsman Makassar.

“Tentu saja kita mengapresiasi dan mendukung upaya Ombudsman. Shutdown itu tidak perlu terjadi andainya setiap informasi yang bersifat penting selalu disampaikan dengan cepat ke kami.

Kata Iqbal, surat seperti itu, yang menyangkut keperluan masyarakat, semestinya segera direspon sebagaimana protap yang berlaku.

“Apalagi berpotensi menyebabkan kerugian yang besar kepada warga kita. Mudah-mudahan investigasi ini memberi titik terang ke kita di mana sebenarnya letak informasi itu mengendap hingga tidak sampai ke kami,” ujar Iqbal Suhaeb.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca