somberena parlementa

Hari Valentine, Ini Pesan Pj Walikota untuk Anak Muda Makassar

Rabu, 12 Februari 2020 16:16 WITA Reporter : Musthain
Hari Valentine, Ini Pesan Pj Walikota untuk Anak Muda Makassar

MAKASSARMETRO – Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb meminta generasi muda memaknai hari Valentine, 14 Februari, secara tidak berlebihan.

Di tengah aktifitasnya hari ini, Rabu (12/2/20), Iqbal menyampaikan imbauan khusus kepada seluruh kaum muda Makassar untuk menghindari sifat hura-hura, pergaulan bebas, termasuk aktifitas lain yang merusak moral.

“Untuk anak-anak ku semua, para remaja di Makassar, Valentine itu bukan budaya kita, bukan budaya timur. Hindari sifat hura-hura, jangan terperosok ke dalam pergaulan bebas, jauhi minuman keras, jangan rusak moral yang tertanam di dirimu,” ujar Iqbal Suhaeb.

Iqbal juga mengakui bahwa saat ini hari Valentine sudah menjadi budaya global dan menyasar kalangan muda.

Menurut Iqbal, perayaan hari kasih sayang ini bisa dilakukan secara cerdas dan tak melulu kepada pasangan.

“Jika memang tetap ingin dirayakan, salurkanlah secara cerdas. Kasih sayang itu bukan selalu terhadap pasangan. Kasih sayang itu bisa dalam bentuk memberi santunan anak yatim, memberi makan fakir miskin, memberi makan orang-orang jompo, memberi perhatian kepada saudara-saudara kita kaum duafa. Itulah kasih sayang yang jauh lebih hakiki,” jelas Iqbal.

Untuk mengantisipasi perayaan yang berlebihan, Iqbal menyampaikan bahwa Pemkot Makassar melalui Satpol PP telah menyebar surat pembatasan penjualan alat kontrasepsi pada anak di bawah umur.

“Memang ini sudah kita arahkan ke Dinas Pendidikan dan Satpol PP. Sebenarnya kita tidak larang untuk dijual, hanya saja kita tidak ingin ini disalahgunakan. Makanya sebaiknya dibatasi, penjaga toko atau petugas apotek kita minta untuk ikut melakukan pengawasan, tidak menjual secara sembarang, khususnya kepada anak di bawah umur atau belum menikah, intinya ini lebih diperketat, termasuk tidak dipajang secara mencolok dan vulgar,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Satuan Polisi Pamong Praja Makassar telah memasang imbauan di sejumlah swalayan dan apotek terkait larangan penjualan alat kontrasepsi, jelang hari Valentine 14 Februari 2020.

Tidak kurang 400-an outlet minimarket dan apotek se-Makassar diberikan surat imbauan mengenai larangan penjualan alat kontrasepsi terhadap anak di bawah umur atau belum menikah.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca