somberena parlementa

Kasatpol PP Makassar Imbau Swalayan Batasi Penjualan Kondom

Rabu, 12 Februari 2020 15:41 WITA Reporter : Musthain
Kasatpol PP Makassar Imbau Swalayan Batasi Penjualan Kondom

MAKASSARMETRO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Makassar mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh toko swalayan dan apotek terkait pembatasan penjualan alat kontrasepsi untuk anak di bawah umur.

Selain itu, surat imbauan itu meminta setiap pembeli alat kontrasepsi harus dapat memperlihatkan Kartu Tanda Penduduknya.

Surat imbauan tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Satpol PP kota Makassar, Iman Hud, Selasa (11/2/2020).

Menurut Iman Hud, adanya surat imbauan ini adalah bentuk perhatian pemerintah pada para generasi muda.

“Jadi ini bentuk perhatian kita sebagai aparat pemerintah, apalagi ini generasi muda, masa depan bangsa,” ujar Iman, kepada makassarmetro.com, Rabu (12/2/2020).

Lebih lanjut, Iman menjelaskan bahwa imbauan seperti ini bukanlah hal yang baru. Sebab, menurutnya, setiap tahun imbauan yang sama disebarkan ke toko swalayan dan apotek.

“Ini kan bukan hal yang baru, makanya kita turun semua Satpol PP menyebarluaskan imbauan,” jelasnya.

Lebih jauh, Iman menyampaikan bahwa setiap toko swalayan yang tidak menaati imbauan tersebut akan mendapatkan sanksi berupa penyitaan alat kontrasepsi yang dijualnya.

“Ketika besok saya turun dan sudah diberikan imbauan, tapi masih menjual ke anak dibawah umur, terpaksa saya sita kondomnya,” tegas Iman.

Iman pun mengimbau kepada orang-orang yang akan merayakan hari valentine, 14 Februari nanti, agar tidak melakukan hal-hal yang berlebihan.

“Bentuk kasih sayang itu yang proporsional, jangan dibentuk seolah-olah saat hari valentine itu orang bebas berhubungan di luar nikah, inikan budaya yang di bolak-balikkan,” ujar Iman.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca