
MAKASSARMETRO – Terungkap sudah alasan kenapa PSM Makassar tidak bisa memainkan Wiljan Pluim saat menjamu Shan United pada laga kedua Grup H Piala AFC 2020 di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Rabu (26/2).

Kapten PSM itu mendapat tambahan hukuman dua laga dari komisi hukum AFC karena dinilai melakukan protes berlebihan dengan kata tidak senonoh kepada wasit ketika Juku Eja menjamu Lalenok United pada leg kedua playoff.
Hukuman itu membuat Pluim tidak bisa tampil pada putaran pertama fase grup H. Sebelumnya, Pluim menjalani larangan bertanding ketika PSM bertandang ke markas Tampines Rovers (Singapura).
“Pluim baru bisa main setelah PSM menghadapi Kaya FC, 10 Maret mendatang,” kata Sulaiman Karim, media officer PSM kepada awak media Makassar, Rabu (26/2) malam.
Menurut Sulaiman, PSM sudah melayangkan surat protes pada Selasa (25/2) malam, tapi AFC tetap bergeming dengan keputusannya itu.
Dengan adanya larangan ini, PSM bisa mengoptimalkan Pluim pada tiga laga di Liga 1 2020. Masing-masing menghadapi PSS Sleman (1/3), Persita Tangerang (6/3) dan Barito Putera (15/3).
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 15:25
Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Jumat, 16 Oktober 2026 19:27
Husniah Talenrang Dipecat sebagai Bupati Gowa
Kamis, 15 Oktober 2026 11:44
Tampil di Forum Dunia, Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 10:12