Masuk Tiga Besar, Pemkot Makassar Ikut Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik

Jumat, 06 Maret 2020 10:14 WITA Reporter : Makassarmetro
Masuk Tiga Besar, Pemkot Makassar  Ikut Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik

MAKASSARMETRO – Pemerintah Kota Makassar mengadakan rapat persiapan Kompetisi Inovasi dan Pelayanan Publik (KIPP) 2020 di ruang pola Sipakalebbi, Balaikota, Kamis (5/3/2020).

Rapat ini diikuti seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkot Makassar, dan dipimpin oleh Sekertaris Daerah, Muh Ansar.

Selain itu, tujuan diadakannya rapat ini ialah untuk mempermantap kesiapan seluruh SKPD jelang KIPP 2020. Mengingat, Kota Makassar masuk dalam 3 besar Kota Inovatif berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri nomor: 002.6-145.

Indeks inovasi Kota Makassar berada pada angka 47.470, lebih besar dari indeks yang diperoleh Kota Bandung yang berada di posisi kedua, dengan 44.230. Sedangkan Kota Magelang di posisi ketiga, dengan indeks 41,100.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muh. Ansar mengatakan agar setiap SKPD harus senantiasa kreatif dan tidak bermasa bodoh, agar dapat terus berinovasi.

“Inovasi itu ditentukan oleh kreativitas, kalau tidak kreatif, tidak akan muncul inovasi, ibaratnya masa bodoh,” ujar Muh Ansar.

SKPD lingkup Pemkot Makassar memang rata-rata memiliki lebih dari satu inovasi dalam melakukan pelayanan publik. Salah satu contohnya seperti Dinas Perpustakaan Makassar, yang saat ini memiliki lima inovasi, yaitu Dongkel with Mobile Library, Kartu Perpustakaan Bisa PeDe, Layanan Kusuka dan MaRi (Magang Mandiri) ke Perpustakaan, dan inovasi unggulan Sentuh Pustaka.

Berikut Indeks Inovasi Daerah yang dipilah berdasarkan kategori Provinsi, Kabupaten dan Kota :

  • Kategori Provinsi
  1. Jawa Barat | indeks : 59.350
  2. DKI Jakarta | indeks : 51.870
  3. Sumatera Barat | : 41.950
  • Kategori Kota
  1. Makassar | 47.470
  2. Bandung | 44.230
  3. Magelang | 41.100
  • Kategori Kabupaten
  1. Banyuwangi | 74.400
  2. Situbondo | 45.910
  3. Malang | 39.390
Berikan Komentar
Komentar Pembaca