JAKARTA – Penyebaran virus corona benar-benar mengkhawatirkan. Khusus di Italia, korban yang meninggal telah mencapai 4.032 orang. Bahkan pada Jumat (20/3/2020), 627 orang tewas dalam 24 jam terakhir.

AFP Sabtu (21/3/2020) melansir, jumlah korban tewas satu hari di Italia sebelumnya adalah 475 pada Rabu. Artinya, dalam tiga hari terakhir angka kematian akibat corona di Italia lebih dari 1.500 orang. Sedangkan jumlah yang terinfeksi menjadi 47.021 kasus.

Parahnya lagi, negara Mediterania ini menjadi penyumbang kematian tertinggi di dunia akibat corona. Seabagai perbandingan, korban meninggal akibat virus Corona di Tiongkok mencapai 3.245 orang. Bahkan dari hari ke hari jumlah orang terinfeksi semakin menurun.
Banyak pihak yang menyebut bahwa tingginya angka kematian di Italia, karena warganya “bandel”. Mereka tanpa rasa khawatir keluar rumah. “Banyak orang berjalan yang memiliki virus dan yang berisiko menginfeksi orang lain,” kata direktur departemen penyakit menular di klinik San Martino Genoa, Matteo Bassetti, seperti dilansir kantor berita AGI, Italia, Sabtu (21/03/2020). (*)
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00
Wali Kota Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar
Minggu, 20 September 2026 20:43
Aliyah Mustika Ilham Ajak Lulusan Poltekpar Makassar Jadi Talenta Unggul Industri Pariwisata
Sabtu, 19 September 2026 23:01
Titip Pesan ke Wisudawan STIM-LPI, Appi: Jaga Integritas dan Nama Baik Almamater
Sabtu, 19 September 2026 20:14
Aliyah Mustika Ilham: Pencegahan HIV-AIDS Butuh Kolaborasi dan Kepedulian Bersama
Kamis, 17 September 2026 21:25
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
Kamis, 17 September 2026 20:55