Jaga Ketersediaan Stok, PMI dan Pemkot Makassar Gelar Donor Darah

Sabtu, 21 Maret 2020 10:42 WITA Reporter : Musthain
Jaga Ketersediaan Stok, PMI dan Pemkot Makassar Gelar Donor Darah

MAKASSARMETRO – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar bersama dengan Pemkot Makassar mengadakan donor darah di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Jumat (20/3/2020).

Di acara ini, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, ikut pula menyumbangkan darahnya. Hal ini dilakukan demi menjaga ketersediaan stok darah di masa penerapan Social Distancing.

Selain itu, dalam aksi donor darah tersebut, Iqbal tetap meminta kepada warga Makassar untuk tetap berdiam diri di rumah, tidak menghadiri kerumunan, dan menjaga jarak sosial apabila berada di luar rumah.

“Jika urusannya mendesak, ada urusan penting itu tetap boleh beraktifitas di luar. Namun saat diluar tetap disiplin menjaga jarak sosial minimal satu meter, selalu rutin cuci tangan, dan segera bergegas pulang kerumah jika tidak ada lagi yang urgen” ujar Iqbal.

Terkait dengan ketersediaan darah di Kota Makassar, Iqbal mengajak warga untuk tetap berpartisipasi menyumbangkan darahnya, baik itu untuk tujuan menolong orang lain maupun untuk menjaga kualitas kesehatan diri.

“Makassar merupakan salah satu kota tempat rujukan pasien Virus Covid-19, makanya ketersediaan darah sangat penting,” ucapnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal menjelaskan bahwa ketersediaan darah saat ini berkisar untuk lima sampai sepuluh hari ke depan.

“Kita tetap bekerja menjaga ketersediaan, apalagi saat ini kita tengah berada dibawah ancaman Virus Covid-19, yang berimplikasi pada menurutnya animo orang untuk melakukan donor darah,” ujar Syamsu Rizal.

Sejumlah Lembaga, kata Syamsu Rijal, juga menunda kegiatan donor darah untuk menghindari terjadinya kerumunan.

“Namun itu kita taktisi dengan membuat SOP sebelum mendonor, yakni dilakukan penyemprotan disinfektan dilokasi pengambilan darah dan itu di susul lagi setelah kegiatan selesai, termasuk juga ketersediaan masker dan juga tempat cuci tangan di area donor darah” jelasnya.

Menurutnya, PMI Kota Makassar saat ini ikut mengambil peran penting dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 yang dibentuk oleh Pemkot Makassar.

“Salah satu tugas utama yang kami lakukan sebagai bagian Gugus Tugas yakni melakukan edukasi terkait Virus Covid-19 serta cara menciptakan kedisiplinan menjalankan Social Distancing. Semua unsur ke PMI-an kami libatkan termasuk menyiapkan sarana dan prasarana teknisnya. Kami juga melakukan penyemprotan di sejumlah ruang publik, termasuk di Kantor Polrestabe Makassar, serta sejumlah rumah ibadah di Makassar” pungkasnya.

Hal ini dilakukan demi menjaga ketersediaan stok darah di masa penerapan Social Distancing. Selain itu, dalam aksi donor darah tersebut, Iqbal tetap meminta kepada warga Makassar untuk tetap berdiam diri di rumah, tidak menghadiri kerumunan, dan menjaga jarak sosial apabila berada di luar rumah.

“Jika urusannya mendesak, ada urusan penting itu tetap boleh beraktifitas di luar. Namun saat diluar tetap disiplin menjaga jarak sosial minimal satu meter, selalu rutin cuci tangan, dan segera bergegas pulang kerumah jika tidak ada lagi yang urgen” ujar Iqbal.

Terkait dengan ketersediaan darah di Kota Makassar, Iqbal mengajak warga untuk tetap berpartisipasi menyumbangkan darahnya, baik itu untuk tujuan menolong orang lain maupun untuk menjaga kualitas kesehatan diri.

“Makassar merupakan salah satu kota tempat rujukan pasien Virus Covid-19, makanya ketersediaan darah sangat penting,” ucapnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal menjelaskan bahwa ketersediaan darah saat ini berkisar untuk lima sampai sepuluh hari ke depan.

“Kita tetap bekerja menjaga ketersediaan, apalagi saat ini kita tengah berada dibawah ancaman Virus Covid-19, yang berimplikasi pada menurutnya animo orang untuk melakukan donor darah,” ujar Syamsu Rijal.

Sejumlah Lembaga, kata Syamsu Rijal, juga menunda kegiatan donor darah untuk menghindari terjadinya kerumunan.

“Namun itu kita taktisi dengan membuat SOP sebelum mendonor, yakni dilakukan penyemprotan disinfektan dilokasi pengambilan darah dan itu di susul lagi setelah kegiatan selesai, termasuk juga ketersediaan masker dan juga tempat cuci tangan di area donor darah” jelasnya.

Menurutnya, PMI Kota Makassar saat ini ikut mengambil peran penting dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 yang dibentuk oleh Pemkot Makassar.

“Salah satu tugas utama yang kami lakukan sebagai bagian Gugus Tugas yakni melakukan edukasi terkait Virus Covid-19 serta cara menciptakan kedisiplinan menjalankan Social Distancing. Semua unsur ke PMI-an kami libatkan termasuk menyiapkan sarana dan prasarana teknisnya. Kami juga melakukan penyemprotan di sejumlah ruang publik, termasuk di Kantor Polrestabe Makassar, serta sejumlah rumah ibadah di Makassar” pungkasnya.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca