Aliyah Mustika Ilham : Mari Bersatu Gagalkan Skenario Kajian BIN

Jumat, 03 April 2020 21:28 WITA Reporter : Makassarmetro
Aliyah Mustika Ilham : Mari Bersatu Gagalkan Skenario Kajian BIN

MAKASSARMETRO, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham dari fraksi Demokrat menekankan pentingnya upaya bersama, untuk menggagalkan skenario kajian Badan Inteligent Nasional (BIN) terkait Covid 19 di Indonesia.

Di mana hasil kajian tersebut akurasi hampir 99% tepat. Estimasi BIN sampai akhir bulan Maret, positif Covid-19 mencapai 1528 jiwa dari jumlah prediksi 1577 jiwa.

“Bercermin pada hasil analisa BIN untuk bulan Maret yang 99% akurat, tentu penting untuk difikirkan bersama untuk menggagalkan agar analisa BIN untuk bulan berikutnya tidak lagi terjadi,” ujar Aliyah Mustika Ilham dalam rapat kerja gabungan di Jakarta, Jumat (03/04/2020).

Estimasi BIN untuk bulan Juli cukup mengerikan sekitar 106.287 jiwa. Dia mengaku tidak ingin hasil kajian BIN terjadi.

Diketahui, dalam Rakergab Komisi IX yang berlangsung hingga pukul 02.20 dini hari (03/04/2020) dan dihadiri oleh Anggota Komisi IX bersama Menteri kesehatan RI, Menteri Ketenagakerjaan RI, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19, serta Plt Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dipaparkan permodelan terbaru mengenai penularan COVID-19 dibuat oleh Badan Intelijen Negara (BIN).

Hasil pemodelan ini diungkapkan langsung oleh Kepala BNPB Doni Monardo selaku Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Untuk itu, menurut Aliyah Mustika Ilham, kerja keras, saling dukung antar berbagai elemen masyarakat sangat dibutuhkan. “Kerja-kerja dan upaya melawan Covid 19 haruslah kompak,” tambahnya.

Melawan Covid 19 bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab segelintir orang, tetapi menjadi tugas dan tanggung jawab bersama. “Kekompakan, rasa kebersamaan, saling peduli, harus dimiliki. Satukan tekad untuk berjuang bersama melawan Covid 19, dengan dibarengi dengan doa, agar Pandemi ini segera berlalu,” lanjutnya. (rls)

Berikan Komentar
Komentar Pembaca