Tahun Ini Ibadah Ramadan Cukup di Rumah Saja

Senin, 20 April 2020 12:23 WITA Reporter : Makassarmetro
Tahun Ini Ibadah Ramadan Cukup di Rumah Saja

MAKASSARMETRO – Pemerintah Kota Makassar mengeluarkan himbauan kepada seluruh ummat Islam di Kota Makassar untuk menunaikan ibadah shalat Tarawih di rumah saja menyusul pandemi virus Covid-19 yang masih mewabah. Seruan ini tertuang dalam surat himbauan Walikota Makassar nomor 452/715/Kesra/IV/2020 perihal menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di tengah pandemi wabah Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali menjelaskan bahwa himbauan pemerintah tersebut sebagai antisipasi dan pencegahan pandemi infeksi virus di masyarakat berdasarkan surat edaran Menteri agama RI nomor 06 tahun 2020 tanggal 6 april 2020, Seruan bersama guberur, Ketua MUI, Kemenag Sulsel, serta hasil pertemuan gubernur bersama forkopimda sulsel dan Pj walikota Makassar pada tanggl 09 april 2020 lalu.

“Ini juga seiring pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah mulai diujicobakan besok yakni penghentian sementara aktifitas di rumah ibadah selama masa inkubasi yakni empat belas hari dan dapat diperpanjang berdasarkan situasi yang berkembang” ujar Ismail Hajiali di posko Covid-19 Kota Makassar, Senin (20/4/2020).

Dalam surat tersebut, pemkot meminta kepada seluruh organisasi masyarakat Islam, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pengurus masjid untuk ikut menyampaikan kepada seluruh umat Islam di Makassar terkait kewajiban menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan dengan baik berdasarkan ketentuan fiqih ibadah.

“Sahur dan buka puasa dilaksanakan dirumah masing-masing bersama keluarga inti, janganmi dulu sahur on the road atau iftar atau buka puasa bersama. Melaksanakan shalat tarawih secara berjamaah di rumah masing-masing bersama keluarga inti. Melakukan tadarrus Al Quran di rumah masing-masing berdasarkan perintah Rasulullah SAW untuk menyinari rumah dengan Tilawah Alquran. Tidak melaksanakan buka puasa bersama baik di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid maupun mushollah” ujar Ismail sambil membacakan isi himbauan tersebut.

Lanjutnya, dihimbau juga untuk tidak melakukan I’tikaf sepuluh malam terakhir dibulan Ramadhan di masjid serta melaksanakan shalat idul fitri yang lazimnya dilaksanakan secara berjamaah baik dimasjid atau dilapangan untuk ditiadakan tahun ini.

“Takbiran keliling cukup dilakukan di masjid atau Mushollah saja, tidak melaksanakan pesantren kilat kecuali melalui media online” jelasnya.

Sementara itu, untuk pelaksanaan pengumpulan zakat menurut Ismail dilaksanakan dengan cara meminimalkan kontak langsung seperti dengan cara penjemputan atau transfer perbankan serta penyaluran zakat harus dilaksanakan dengan baik tetapi tidak menggunakan metode kupon karena berpotensi menimbulkan perkumpulan atau kerumunan massa.

Topik berita Terkait:
  1. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca