Minimarket di Makassar Beroperasi Sampai Jam 9 Malam Selama PSBB

Rabu, 22 April 2020 18:12 WITA Reporter : Makassarmetro
Minimarket di Makassar Beroperasi Sampai Jam 9 Malam Selama PSBB

MAKASSARMETRO – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan diberlakukan mulai 24 April 2020 di kota Makassar akan lebih dioptimalkan. Apalagi setelah diterbitkannya Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang PSBB.

Di dalam Perwali tersebut, kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Makassar, Ismail Hadjiali telah diatur batasan aktifitas guna memotong penularan virus corona, salah satunya pembatasan operasional minimarket.

“Jam 21.00 itu sudah bisa menutup semua usahanya. Karena kalau ada minimarket, pasti orang akan tertarik untuk keluar mau pergi belanja. Padahal setelah jam itu orang sudah diharuskan ada dalam rumah,” ujar Ismail Hadjiali.

Dikatakan bahwa semua toko-toko akan dibatasi jam operasionalnya. Selain itu akan ada penerapan sanksi tegas bagi yang melanggar.

“Dalam regulasi yang akan diberlakukan, orang akan berdiam diri di dalam rumah. Karena PSBB ini adalah pembatasan pergerakan orang. Untuk apa dia menjajakan jualannya kalau orang di dalam rumah semua,” jelas Ismail Hadjiali.

Pelaporan hingga hari ini masih banyak kerumunan-kerumunan khususnya di lokasi-lokasi perdagangan. Selain itu kendaraan pribadi yang harusnya berkurang 50% belum tercapai.

“Kalau kita analogikan dalam kota ini sebagai rumah, kita mensterilkan kita punya rumah besar di kota Makassar”, ungkap Ismail.

Ismail menambahkan bahwa daerah perbatasan masih diintensifkan penyemprotan disinfektan dan akan lebih diperketat dalam menjaga daerah perbatasan.

“Yang jelas dalam peraturan wali kota disampaikan bahwa tidak melakukan perjalanan, pergerakan kalau tidak penting, tidak emergency, tidak mendesak. Tentu orang-orang yang melakukan ini kalau dia tidak punya alasan itu akan dikembalikan pada yang bersangkutan”, tegasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Makassar ini menegaskan bahwa dalam pelaksanaan PSBB ini tentunya akan lebih memperhatikan SOP kesehatan.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca