MAKASSARMETRO — Kue tradisional khas Sulawesi Selatan, Barongko memiliki tekstur yang begitu lembut. Sehingga jajanan ini cocok disantap saat keadaan hangat maupun dingin.

Tidak heran kue yang dibungkus oleh daun pisang tersebut biasanya dijadikan jajanan paling dicari ketika bulan suci Ramadhan. Karena kue tersebut akan terasan enak billa dingin, terlebih usai dimasukkan ke dalam lemari pendingin.

Salah satu warga Makassar, Wati membeberkan bahwa jajanan andalan yang paling dicari anggota keluarganya yaitu barongko. Menurutnya, tekstur lembutnya dan ditambah dengan rasa yang manis dan legit menjadikan kue itu favorit.
“Biasanya untuk buka puasa ya Barongko, karena di makan bersama teh juga bisa, tapi khusus puasa Barongko dingin biasanya sebelum buka saya kasih masuk dulu dilemari pendingin,” kata Wati, Senin (04/05/2020).
Ibu rumah tangga ini mengaku, jika punya kesempatan terkadang dirinya membuat sendiri kue tersebut, namun kalau tida ia akan membelinya di pedagang takjil di Jl AMD, Perumnas Antang yang dekat dengan rumahnya.
Kue yang terbuat dari pisang kepok, santan, garam, susu dan vanili, dulunya merupakan kue raja-raja bugis. Selain itu kue dulunya hanya bisa dinikmati di acara adat seperti sunatan, akikah, pernikahan, serta syukuran.
Sekarang kue dibukus daun pisang yang dimasak dengan di kukus telah mudak di jumpai, bahkan harganya pun relatif murah harga Rp.3000 hingga Rp 5000.
Wati juga mengungkapkan, barongko juga sekarang mengalami modifikasi resep misalkan saja menambahkan agar-agar atau memberi parutan keju didalamnya. Hal itu sesuai perkembangan zaman dan kreatifitas.
“Sekarang banyak Barongko yang di modifikasi sesuai selera pembuatnya dan kreatifitasnya, contoh saya biasa jadikan Barongko seperti ice cream karena saya simpan di freezer jaman dulukan tidak ada kulkas, walau begitu tidak mengurangi rasanya tetap khas,” tutupnya.
Harga BBM Pertamax Resmi Naik Rp16.250, Pertamax Green 95 Rp17.000
Rabu, 10 Juni 2026 09:55
Munafri Minta RT/RW Pimpin Gerakan Pengelolaan Sampah dan Urban Farming
Selasa, 09 Juni 2026 21:37
Progres Sudah 40 Persen, Appi Kebut Pembenahan TPA Antang Makassar Menuju Sanitary Landfill
Selasa, 09 Juni 2026 20:34
Wujudkan Bebas Asap Rokok, Pemkot Makassar Perkuat Regulasi Pengendalian Tembakau
Minggu, 07 Juni 2026 20:45
Di Forum RUU Pangan, Munafri Tawarkan Solusi Smart Green House ke DPR
Jumat, 05 Juni 2026 22:06
Dukung Stadion Untia, PIP Serahkan Aset ke Pemkot Makassar
Jumat, 05 Juni 2026 21:03
Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Kaji TPP ASN dan Skema Pengupahan PJLP
Kamis, 04 Juni 2026 20:45
Baznas RI Kawal Seleksi Capim Baznas Makassar, Fokus pada Kompetensi dan Integritas
Kamis, 04 Juni 2026 19:42