Meski Melambat, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Positif

Rabu, 06 Mei 2020 14:59 WITA Reporter : Rul
Meski Melambat, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia  Positif

MAKASSARMETRO — Presiden Jokowi optimis terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, meski mengalami perlambatan. Angka pertumbuhannya masih positif di tengah pandemi virus corona.

Melihat kondisinya pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada kuartal I masih relatif baik dibandingkan negara lain yang juga terkena dampak wabah ini.

Seperti Cina dia merinci turun 6,8 persen dari sebelumnya positif di angka 6 persen. Artinya, selisih penurunan kinerja ekonominya mencapai 12,8 persen.

“(Pertumbuhan ekonomi) Prancis deltanya 6,25 persen. Minus. Hongkong delta 5,9 persen, Spain delta 5,88 persen. Italia delta 4,95 persen tumbuh negatif,” ujar Jokowi saat memimpin rapat kabinet, Rabu (06/05/2020).

Menurutnya Indonesia hebat karena tetap mengalami pertumbuhan, negara lain ada yang negatif pertumbuhannya bahkan ekonominya tidak bertumbuh sama sekali.

“Coba kita lihat beberapa negara yang alami kontraksi, tumbuh negatif,” ujar
Jokowi mengungkapkan wabah virus corona telah memukul perekonomian banyak negara, tidak hanya dari sisi produksi tetapi juga pengeluaran.

Data yang dibacakan Jokowi menjelaskan, dari sisi penawaran, kinerja manufaktur yang tercermin dari Purchasing Managers Index (PMI) mengalami kontraksi dibandingkan negara lain di ASEAN ke level 27,5 pada April 2020. Angka itu lebih rendah dari Korea Selatan 41,6, Malaysia 31,3 dan Vietnam 32,7.

“Ini hati-hati mengenai Indeks Manufaktur Indonesia, agar dicarikan solusi dan jalan agar kontraksi ini bisa diperbaiki,” ujarnya.

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga juga melambat. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal I turun dari 5,02 persen ke 2,84 persen. Pertumbuhan belanja pemerintah juga melambat dari 4,22 persen ke 3,74 persen dan konsumsi LNPRT kontraksi minus 4,91 persen.

“Karena itu, penyaluran bansos dari pemerintah pusat, pemda, atau dana desa, dan program padat karya tunai dalam minggu-minggu ini harus dipastikan sudah jalan di lapangan. Bansosnya sudah diterima masyarakat, program padat karya juga sudah jalan di lapangan,” ujarnya

Berikan Komentar
Komentar Pembaca