Pendaftaran Sekolah Kedinasan Mulai 1 Juni

Jumat, 08 Mei 2020 12:37 WITA Reporter : Makassarmetro
Pendaftaran Sekolah Kedinasan Mulai 1 Juni

MAKASSARMETRO — Pemerintah Indonesia akan tetap membuka sekolah kedinasan di sejumlah kementerian dan lembaga untuk tahun ajaran 2020 di tengah pandemi Covid-19. Hal itu sejalan dengan intruksi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo.

“Kementerian atau lembaga pengelola sekolah kedinasan diminta untuk membuka pendaftaran tahun 2020,” ujar Tjahjo dalam surat Nomor: B/435/M.SM.01.00/2020 yang ditandatangani, Rabu.

Sekolah kedinasan yang dimaksud meliputi, berada di bawah Kementerian Dalam Negeri; Kementerian Perhubungan; Kementerian Hukum dan HAM; Badan Pusat Statistik; Badan Intelijen Negara; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika; serta Badan Siber dan Sandi Negara

Tjahjo menyatakan seluruh kegiatan pendaftaran di sekolah dinas yang membuka penerimaan peserta didik baru harus memperhatikan protokol pencegahan virus corona dari pemerintah.

Rencana kegiatan dalam hal ini diatur oleh masing-masing kementerian atau lembaga dengan memperhatikan perkembangan penanganan virus corona

Kementerian atau lembaga juga diminta menyiapkan layanan helpdesk atau call center secara daring. Kemudian Badan Kepegawaian Negara (BKN) diminta menyiapkan situs pendaftaran sekolah kedinasan, yakni SSCASN-BKN.

Berikut rangkaian jadwal pendaftaran sekolah kedinasan yang ditetapkan KemenPANRB tahun 2020:

  1. Pengumuman pendaftaran: 1 Juni 2020
  2. Pendaftaran SSCASN-BKN: 8 sampai 23 Juni 2020
  3. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar: Juli 2020
  4. Pelaksanaan Seleksi Lanjutan: diatur masing-masing kementerian/lembaga.

Jadwal bisa berubah menyesuaikan perubahan kebijakan pemerintah tentang status darurat penanganan virus corona. Sampai kemarin, jumlah kasus positif virus corona di Indonesia secara kumulatif mencapai 12.776 kasus.

Sementara Kementerian Keuangan sebagai memutuskan tidak menerima mahasiswa baru Politeknik Keuangan Negara STAN pada tahun ini. Keputusan tersebut berkaitan dengan pandemi virus corona.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca