AS Tuduh China dan Rusia Melakukan Konspirasi Terkait Virus Corona

Sabtu, 09 Mei 2020 14:16 WITA Reporter : Rul
AS Tuduh China dan Rusia Melakukan Konspirasi Terkait Virus Corona

MAKASSARMETRO — Koordinator Pusat Keterlibatan Global Departemen Luar Negeri AS Lea Gabrielle menuduh, China dan Rusia sedang melakukan konspirasi terhadap Amerika Serikat terkait virus Corona. Hal itu diungkapkannya, setelah Presiden Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu membahas kerja sama penanggulangan penyebaran wabah virus corona.

“Bahkan sebelum krisis COVID-19, kami menduga ada koordinasi tertentu antara Rusia dan RRC untuk melakukan propaganda. Kerja sama semakin meningkat setelah pandemi,” katanya seperti dikutip dari AFP, Sabtu (9/5/2020).

Lebih lanjut, Global Engagement Center sebelumnya mengatakan ribuan akun media sosial yang terhubung dengan Rusia telah menyebarkan konspirasi tentang pandemi. Konspirasi salah satunya berkaitan dengan tuduhan virus Corona diciptakan oleh Amerika Serikat (AS).

China juga membuat marah AS ketika seorang juru bicara kementerian luar negeri mentweet konspirasi soal keterlibatan militer AS dalam membawa virus ke Wuhan.

Sementara itu, Duta Besar China untuk AS Cui Tiankai baru-baru ini menyebut apa yang dikatakan Pompeo sebagai upaya propaganda.

“Di balik pola pikir ‘selalu menyalahkan China’ adalah politik kotor. Itu sedang diperjuangkan oleh beberapa orang yang menggeser masalah virus corona untuk kepentingan politik mereka,” tulis Cui dalam The Washington Post.

Dalam komunikasi tersebut, Putin menyatakan Rusia menentang upaya beberapa negara menggunakan masalah virus corona yang terjadi sekarang ini sebagai alasan untuk menyalahkan China.

Putin juga secara tegas menyatakan bahwa negaranya akan berdiri teguh bersama dengan China.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca