Viral Fenomena Dentuman di Jateng, BMKG Sebut Bukan Gempa

Senin, 11 Mei 2020 14:02 WITA Reporter : Rul
Viral Fenomena Dentuman di Jateng, BMKG Sebut Bukan  Gempa

MAKASSARMETRO — Munculnya spekulasi terhadap suara dentuman yang terjadi di wilayah Jawa Tengah disebabkan gempa.

Menepis berita itu, dalam keterangan tertulisnya Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono Senin (10/05/2020) mengatakan, setelah dilakukan pengecekan terhadap gelombang seismik dari seluruh sensor, menunjukkan tidak ada catatan aktivitas gempa yang terjadi di Jateng.

“Kami memastikan sumber suara dentuman tersebut tidak berasal dari gempa tektonik, karena jika sebuah aktivitas gempa sampai mengeluarkan bunyi ledakan, artinya kedalaman hiposenter gempa tersebut sangat dangkal, dekat permukaan, dan jika itu terjadi maka akan tercatat oleh sensor gempa,” ucapnya.

Dia menambahkan,jika terjadi gempa di wilayah Jateng dan sekitarnya maka dipastikan akan terekam. Menjelaskan, kemungkinan bunyi ledakan akibat gempa sangat dangkal dan hal tersebut lazimnya hanya terjadi sekali saat terjadi patahan batuan dan tidak berulang-ulang.

Ada beberapa kemungkinan penyebab suara dentuman saat terjadi gempa. Fenomena dentuman saat gempa dapat terjadi jika gempa memicu gerakan tanah berupa rayapan tiba-tiba dan sangat cepat di bawah permukaan.

Kemungkinan lain berasosiasi dengan aktivitas sesar aktif. Dalam hal ini ada mekanisme dislokasi batuan yang menyebabkan pelepasan energi berlangsung secara tiba-tiba dan cepat hingga menimbulkan suara ledakan.

Apalagi jika terjadinya patahan batuan tersebut terjadi di kawasan lembah dan ngarai atau di kawasan tersebut banyak rongga batuan sehingga memungkinkan suaranya makin keras karena resonansi. Beberapa peristiwa gempa Bantul 2006 juga mengeluarkan bunyi dan sempat meresahkan warga saat itu.

“Namun suara dentuman yang terjadi tadi pagi dipastikan bukan dari aktivitas gempa tektonik,” katanya.

Sebelumnya warga Jateng dihebohkan dengansuara dentuman misterius yang tidak diketahui sumber suaranya. Bahkan fenomena dentuman ini viral di media sosial, seperti yang diumggaj salah satu akun facebook bernama putra semar springbed.

Langite maeng ketabrak opo lur, Kok suorone ng ndi ndi krungu (langitnya tadi tertabrak apa, kok suaranya di mana-mana terdengar),” dalam akunya pukul 01.45 WIB.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca