
MAKASSARMETRO – Data-data pribadi warga Indonesia dikabarkan kembali bocor. Kali ini akun Twitter Under the Breach yang dikenal membagikan informasi pantauan praktik kejahatan dunia maya, Kamis (21/5/2020) malam kemarin memposting di Twitter terkait temuan terbaru kebocoran data di Indonesia.

Dalam unggahannya, Under the Breach menuliskan bahwa ada peretas yang mengklaim telah memiliki data 2,3 juta warga Indonesia. Bahkan disebutkan, siap menambahkan 200 juta data pribadi lainnya.

Pembobol diduga mendapatkan data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini didasarkan pada foto tangkapan layar yang diunggah Under the Breach.
Data tersebut merupakan Daftar Pemilih Tetap anggota DPR DPD dan DPRD DI Yogyakarta tahun 2014. Juga ada tangkapan layar berupa folder yang diduga berisi data berbagai wilayah di Yogyakarta.

Data yang dibobol adalah nama, alamat, KTP tanggal lahir, dan masih banyak lagi banyak lagi. Under the Breach menyebut data tersebut berasal dari tahun 2013.
Meski begitu, idak diketahui pasti di mana peretas mengunggah soal bocornya data pribadi tersebut.
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 15:25
Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Jumat, 16 Oktober 2026 19:27
Husniah Talenrang Dipecat sebagai Bupati Gowa
Kamis, 15 Oktober 2026 11:44
Tampil di Forum Dunia, Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 10:12
Pemkot Makassar Perkuat Akurasi DTSEN, Pastikan Program Sosial Tepat Sasaran.
Selasa, 13 Oktober 2026 10:09