Database KPU Dibobol, 200 Juta Data Pribadi Warga Terancam

Jumat, 22 Mei 2020 10:58 WITA Reporter : Makassarmetro
Database KPU Dibobol, 200 Juta Data Pribadi Warga Terancam

MAKASSARMETRO – Data-data pribadi warga Indonesia dikabarkan kembali bocor. Kali ini akun Twitter Under the Breach yang dikenal membagikan informasi pantauan praktik kejahatan dunia maya, Kamis (21/5/2020) malam kemarin memposting di Twitter terkait temuan terbaru kebocoran data di Indonesia.

Dalam unggahannya, Under the Breach menuliskan bahwa ada peretas yang mengklaim telah memiliki data 2,3 juta warga Indonesia. Bahkan disebutkan, siap menambahkan 200 juta data pribadi lainnya.

Pembobol diduga mendapatkan data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini didasarkan pada foto tangkapan layar yang diunggah Under the Breach.

Data tersebut merupakan Daftar Pemilih Tetap anggota DPR DPD dan DPRD DI Yogyakarta tahun 2014. Juga ada tangkapan layar berupa folder yang diduga berisi data berbagai wilayah di Yogyakarta.

Data yang dibobol adalah nama, alamat, KTP tanggal lahir, dan masih banyak lagi banyak lagi. Under the Breach menyebut data tersebut berasal dari tahun 2013.

Meski begitu, idak diketahui pasti di mana peretas mengunggah soal bocornya data pribadi tersebut.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca