Sempat Heboh, Akhirnya Keluarga Pasien Berdamai dengan RS Daya

Sabtu, 30 Mei 2020 20:57 WITA Reporter : Makassarmetro
Sempat Heboh, Akhirnya Keluarga Pasien Berdamai dengan RS Daya

MAKASSARMETRO – Pada hari kamis 28/5/2020. Pasien atas nama Mudiyono Laki laki umur 49 Tahun datang kerumah sakit Daya untuk berobat dengan keluhan bengkak dan nampak luka pada betis kiri. Dari hasil assessment awal dokter jaga Unit Gawqt Darurat (UGD) pasien didiagnosa menderita Diabetes

Sehingga okter di UGD menghubungi penanggung jawab (DPJP) dr. Arwi.A kemudian atas anjuran DPJP dianjurkan untuk rawat inap dengan terapi

Namun takdir berkehendak lain esok harinya tanggal (29/5/2020) pasien meninggal setelah dirawat. Kemudian Jenazah di bawa keluarga dirumah duka untuk selanjutnya di bawa ke kampung halamannya di pulau Jawa.

Menurut salah satu petugas RS Daya Akbar Gobel malamnya pihak keluarga almarhum datang ke RS untuk meminta surat keterangan bebas covid karena pihak maskapai yang akan membawa jenazah tidak mau menerima jika tidak melampirkan surat tersebut.

“Kami dari pihak RS menolak mengeluarkan surat karena almarhum bukan pasien covid dan tidak pernah diperiksa rapid atau swab jadi itu bukan wewenangnya RS untuk terbitkan surat tersebut,” terangnya.

Akibat tidak adanya surat tersebut oknum yang mengatas namakan keluarga almarhum datang ke RS marah-marah tanpa alasan meminta direktur dan manajemen RS dicopot dari jabatannya karena menurutnya tidak becus melayani pasien.

“Kami dari pihak rumah sakit mencoba memanggil yang bersangkutan akhirnya beliau datang untuk diberikan pengertian sehingga yang bersangkutan memahami kesalahannya,” tuturnya.

“Yang bersangkutan sudah menyadari bahwa apa yang dilakukannya menyalahi prosesur hukum dan beliau sudah meminta maaf serta menghapus video yang dibuat untuk menyudutkan pihak RS Daya,” jelas Akbar.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca