MAKASSARMETRO – Sistem kesehatan negara Republik Kongo semakin terbebani lantara munculnya virus Ebola baru. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menerima laporan bila virus tersebut muncul di kota Mbandaka.

Dilansir melalui laman Reuters Selasa (02/06), Menteri Kesehatan Kongo, Eteni Longondo menjelaskan, sudah ada enam kasus infeksiEbola yang terdeteksi. Empat di antaranya meninggal dunia sementara dua lainnya masih menjalani perawatan.

“Kami akan segera mengirimkan vaksin dan obatan-obatan,” katanya.
Sejak tahun 2017 Republik Kongo sudah melaporkan tiga kali wabah Ebola. Republik Kongo juga tengah menghadapi epidemi campak yang sudah membunuh lebih dari 6.000 orang dan COVID-19 yang sudah menginfeksi 3.000, membunuh 71 orang.
Vaksin Ebola hingga saat ini belum mendapat izin edar secara luas sehingga strategi imunisasi massal untuk seluruh populasi tak bisa dilakukan. Otoritas biasanya hanya dapat memberikan vaksin pada kelompok tertentu yang dianggap paling berisiko
“Meski sudah ada beberapa studi yang yang menunjukkan vaksin ini aman dan bisa memberikan perlindungan terhadap virus Ebola, masih perlu studi lanjutan sampai vaksin ini bisa mendapat izin,” tulis WHO di situs resminya.
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 15:25
Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Jumat, 16 Oktober 2026 19:27
Husniah Talenrang Dipecat sebagai Bupati Gowa
Kamis, 15 Oktober 2026 11:44
Tampil di Forum Dunia, Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 10:12
Pemkot Makassar Perkuat Akurasi DTSEN, Pastikan Program Sosial Tepat Sasaran.
Selasa, 13 Oktober 2026 10:09