Gajah Hamil Mati dalam Posisi Berdiri, Penyebab Kematiannya Bikin Geram

Kamis, 04 Juni 2020 19:02 WITA Reporter : Rul
Gajah Hamil Mati dalam Posisi Berdiri, Penyebab Kematiannya Bikin Geram

MAKASSARMETRO — Kejahatan terhadap hewan terjadi di negara India, lebih tepatnya di kota Karela. Seekor gajah betina mati dalam posisi berdiri pada Rabu (27/06) lantara diberi makan buah nanas yang diisi petasan oleh warga sekitar yang menyebabkan luka parah di bagian mulutnya.

Pewarta setempat sempat memberitakan bagaimana warga setempat memperlakukan gajah betina yang sedang hamil tersebut dengan brutal sehingga mendapat perhatian seluruh masyarakat di India. Bahkan kejadian ini sempat ditayang dilaman Situs ndtv.com.

Selain itu, petugas kehutanan di distrik Malappuram, Kerala, India, mengunggah ke media sosial kematian tragis gajah itu. Dalam unggahan di Facebook diceritakan gajah malang itu meninggalkan hutan dan berjalan ke sebuah desa dekat hutan tempat tinggalnya untuk mencari makanan. Ketika gajah itu berjalan di pinggir jalan, dia ditawari nanas yang sudah diisi petasan di dalamnya oleh warga sekitar.

“Gajah ini mempercayai orang-orang itu. Ketika nanas dimakan, petasan dalam nanas itu meledak. Gajah itu pasti kaget, dia pasti tidak memikirkan dirinya sendiri namun dia memikirkan bayi dalam kandungannya yang akan dilahirkan dalam 18 – 20 bulan mendatang,” kata petugas kehutanan, Mohan Krishnan.

Ledakan petasan dalam mulutnya dipastikan membuat lidah dan mulutnya terluka parah. Gajah itu berjalan memutari desa tersebut dalam kondisi sakit karena luka bakar dan kelaparan. Luka itu telah membuatnya tak bisa makan apapun.

“Gajah itu tidak melukai satu pun manusia, bahkan ketika dia kesakitan berjalan di area desa. Dia tidak merusak satu pun rumah warga. Untuk itulah saya menyebut gajah ini penuh dengan kebaikan,” kata Krishnan, dalam unggahan di Facebook.

Gajah malang itu pada akhirnya berjalan ke sungai Velliyar dan berdiri di tengah air sungai yang mengalir. Foto yang diunggah memperlihatkan gajah itu mati dalam posisi berdiri di tengah sungai dengan mulut dan belalainya terendam air untuk mengurangi sakit yang tak tertahankan.

Petugas jaga kehutanan lalu mengerahkan dua orang pawang gajah agar mau membujuk gajah malang tersebut keluar dari sungai. Namun gajah itu menolak. Setelah berjam-jam upaya untuk menyelamatkan gajah itu tak membuahkan hasil, gajah tersebut mati pada 27 Mei 2020 pukul 4 sore dalam posisi berdiri di tengah aliran air sungai.

Unggahan petugas kehutanan di distrik Malappuram di media sosial bahkan dibagikan ratusan kali oleh pengguna akun facebook dan menjadi viral serta banyak yang menuliskan ungkapan duka cita untuk gajah itu.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca