Tinjau Aksi Donor Darah, Ini Kata Ketua PMI Makassar

Selasa, 16 Juni 2020 18:34 WITA Reporter : Makassarmetro
Tinjau Aksi Donor Darah, Ini Kata Ketua PMI Makassar

MAKASSARMETRO -Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar, Syamsu Rizal MI meninjau langsung kegiatan Donor Darah Sukarela di Posko Induk Covid-19 Makassar, Selasa (16/06/2020).

Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Donor Darah Sedunia (HDDS) sekaligus Hari Bhayangkara 2020. Kegiatan ini bekerjasama dengan Tripika se-Kota Makassar.

Deng Ical panggilan akrab Ketua PMI Kota Makassar mengatakan donor darah selain bernilai sosial, juga menjadi salah satu pilihan agar dapat hidup sehat.

“Ini teman-teman lagi donor darah tawwa, jadi yang mau beramal saleh, bermanfaat bagi banyak orang dan bisa sehat ke sini meki donor darah,” katanya.

Jika rutin mendonorkan darah menurut dia juga akan memberikan dampak kesehatan kepada pendonornya.

“Donor darah sangat baik bagi tubuh karena mampu meregenerasi sel-sel darah dalam tubuh. Secara tidak langsung akan membuat tubuh lebih sehat dari sebelumnya,” ungkapnya.

Lanjut dia, donor darah juga menjadi salah satu cara untuk mendeteksi berbagai penyakit secara dini.

Dia lalu memaparkan manfaat donor darah bagi pendonor seperti memperbaharui sel darah, menurunkan kolesterol, mencegah stroke, mencegah penyakit jantung dan bisa membuat cakep bagi yang rutin donor.

“Mariki bantu sesama dengan donor darah, supaya tambah sehat dan tambah cakepki,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Makassar Khudry Arsyad mengatakan kegiatan HDDS dan Hari Bhayangkara 2020 dijadikan sebagai ajang sosialisasi “Darah yang aman dan Selamatkan Jiwa” sekaligus edukasi menghadapi pademi Covid-19.

“Kita akan berupaya menggandeng banyak pihak seperti instansi pemerintah dan swasta, TNI dan Polri, organisasi kepemudaan dan pihak lainnya untuk penggalangan kantong darah guna memenuhi kebutuhan stok darah di Makassar,” katanya.

Untuk itu menurut dia, masyarakat tidak perlu takut untuk donor darah saat pademi Covid-19, sebab protokol kesehatan dipastikan terlaksana dengan baik.

“Kita melakukan pengawasan ketat terkait kegiatan donor darah, mulai dengan melakukan pemeriksaan suhu badan, sterilisasi pendonor serta lokasi dan penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk memastikan keamanan para petugas donor dan pendonor,” ungkapnya.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca