Rusmayani Madjid. 
MAKASSARMETRO — Untuk mengawasi tempat hiburan seperti Cafe, Bar, Pub, Karaoke Keluarga dan Karaoke Umum yang kembali beropasi di masa pandemi. Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM) dan Dinas Pariwisata Kota Makassar jalin kerjasama.

“Kita tidak mungkin juga mengawasi setiap hari. Makanya, melalui tim Satgas AUHM,” ujar Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Rusmayani Madjid.
Langkah ini diambil Dispar menyusul diizinkannya para pelaku usaha tempat hiburan tetap dibuka di tengah berlangsungnya wabah. Selain itu pula pihaknya percaya AUHM yang mewadahi seluruh usaha hiburan di Kota Makassar mampu melakukan pengawasan dengan kooperatif.
Melanjutkan Rusmayani, kerjasama antar AUHM dan Dispar sendiri sebelumnya telah melalui kesepakatan antara keduanya. Selain itu pula, kembalinya tempat hiburan untuk beroperasi setelah melalui beberapa pertimbangan.
“Kita sudah lakukan survei atau kunjungan termasuk memberikan edukasi kepada para pemilik dan pengelolanya untuk tetap mengikuti protokol kesehatan,” terangnya.
Adapun kesepakatan dengan pihak AUHM, kata Maya, antara lain usaha hiburan bisa beroperasi dengan ketentuan meniadakan aktivitas live music dan Dj Perform pada usaha cafe, bar dan pub, serta tetap wajib menerapkan protokol kesehatan.
“Protokol kesehatan itu misalnya, tidak boleh kapasitasnya 100 persen, harus setengahnya, tidak ada juga live music, tidak ada Dj. Selain itu usahanya harus ada sabun dan tempat cuci tangan, himbauan-himbauan, penggunaan masker bagi karyawan dan pengunjung serta penerapan physical distancing dalam area tempat usahanya, ” ucapnya.
Dirinya juga menekankan pada pelaku usaha tempat hiburan agar memperhatikan protokol kesehata. Jika ada yang melanggar, kata dia, akan ada sanksi yang akan dikenakan, yaitu dari sanksi teguran hingga berupa penutupan usaha selama dua minggu.
“Kemarin, sebelum mereka buka juga sudah ada surat pernyataan yang ditandatangani pemilik dan pengelola usaha. Makanya, kalau didapati hal-hal yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan, penutupan akan kita lakukan selama 14 hari,” ujarnya.
Sementara Ketua AUHM, Zulkarnaen Ali Naru mengatakan, untuk sementara waktu pihaknya baru merekomendasikan pembukaan khusus untuk kegiatan restoran pada usaha cafe, bar dan pub. Sementara hiburannya belum bisa di operasionalkan.
“Kalau untuk usaha karaoke keluarga dan karaoke umum, masih dalam proses survei kelengkapan protokol kesehatannya. Kita baru mau usulkan pembukaannya, tetapi tentu ada beberapa persyaratan yang harus mereka penuhi,” ungkap Zul.
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 15:25
Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Jumat, 16 Oktober 2026 19:27
Husniah Talenrang Dipecat sebagai Bupati Gowa
Kamis, 15 Oktober 2026 11:44
Tampil di Forum Dunia, Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 10:12
Pemkot Makassar Perkuat Akurasi DTSEN, Pastikan Program Sosial Tepat Sasaran.
Selasa, 13 Oktober 2026 10:09