Kapolri Mutasi 7 Kapolda
04 Agu 2020 11:57
Author: Redaksi MakassarMetro
MAKASSARMETRO – Kapolri Jenderal Idham Azis mengganti sebanyak 7 kepala kepolisian daerah, termasuk Kapolda Sulsel, Mas Guntur Laupe. Posisinya diduduki
Keputusan ini dimuat dalam Surat telegram yang dikeluarkan Kapolri pada tanggal 3 Agustus 2020. Sekira ada 162 pejabat kepolisian yang dimutasi, baik perwira tinggi maupun menengah.
Surat telegram pertama bernomor: ST/2247/VIII/KEP./2020 memuat Keputusan Kapolri bernomor: KEP/1614/VIII/2020 dan Surat surat telegram kedua bernomor: ST/2248/VIII/KEP./2020 memuat keputusan Kapolri bernomor: KEP/1615/VIII/2020. Keduanya dikeluarkan pada tanggal yang sama.
Berikut nama-namanya:
- Kapolda Kalimantan Timur Irjen Muktiono dimutasi menjadi Kadiv TIK Polri. Jabatan lamanya kemudian digantikan oleh Irjen Herry Rudolf Nahak, yang sebelumnya menjabat Asops Kapolri.
- Kapolda Kalimantan Utara Irjen Indrajit dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri. Adapun posisi lamanya digantikan oleh Irjen Bambang Kristiyono yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri.
- Kapolda Sulawesi Utara Irjen Royke Lumowa dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Lemdiklat Polri. Posisi Kapolda Sulawesi Utara lalu digantikan oleh Irjen Panca Putra yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
- Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Mas Guntur Laupe diangkat menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Adapun penggantinya Irjen Merdisyam, yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Tenggara.
- Kapolda Sulawesi Tenggara yang sebelumnya dijabat Irjen Merdisyam digantikan Wakapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Yan Sultra Indrajaya.
- Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Syafril Nursal dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Lemdiklat Polri. Penggantinya adalah Brigjen Abdul Rakhman Baso, yang sebelumnya menjabat Wadankorbrimob Polri.
- Kapolda Gorontalo Irjen M Adnas bergeser menjadi Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri. Adapun penggantinya Brigjen Akhmad Wiyagus yang sebelumnya menjabat Wakapolda Jawa Barat.