Peringatan Hari Kebudayaan Edisi Kedua, Pemkot Rangkaikan dengan HUT Ke-413 Makassar

Rabu, 11 November 2020 07:33 WITA Reporter : Makassarmetro
Peringatan Hari Kebudayaan Edisi Kedua, Pemkot Rangkaikan dengan HUT Ke-413 Makassar Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, didampingi Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.

MAKASSARMETRO – Peringatan Hari Kebudayaan edisi kedua, Pemerintah Kota Makassar menggelar pentas seni yang dirangkaikan dengan hari ulang tahun ke-413 Kota Makassar.

Kegiatan dibalut dengan malam budaya yang berlangsung di Fort Rotterdam, Selasa malam (10/11/2020). Digelar saat pandemi Covid-19, panitia acara menerapkan protokol kesehatan.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, mengatakan sejak pertama kali dilaksanakan pada 1 April 2019, geliat ekonomi UMKM di Kota Makassar tumbuh pesat.

“Malam kebudayaan yang kita laksanakan ini merupakan kali kedua, setelah kita sukses laksanakan pada bulan April tahun 2019. Di mana saat itu omzet UMKM mencapai Rp24 miliar, khususnya pemasukan salon-salon penyewaan baju adat dan penjualan kue kue tradisional,” ucap Rudy.

“Seharusnya peringatan Hari Kebudayaan kedua ini dilaksanakan tanggal 1 April 2020, berhubung pandemi Covid-19 sehingga baru hari ini bisa kita laksanakan.Ddengan digelarnya kegiatan ini dapat menciptakan karakter kehidupan yang kuat dan penuh makna,” bebernya.

Menurutnya, Makassar terdiri atas berbagai ragam budaya lokal, memiliki catatan sejarah panjang, berbagai bentuk kebudayaan yang mengakar dari empat etnis, yaitu Bugis, Makassar, Toraja, dan Mandar.

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah yang hadir pada hajatan ini mengatakan, dari sekian banyak keanekaragaman seni budaya, saat ini bertambah satu budaya kita, yakni budaya memakai masker.

“Di awal masa pandemi Covid-19 Sulsel termasuk provinsi yang tingkat penyebaran Covid-19-nya cukup tinggi, seharusnya kita bersyukur dari berbagai keanekaragaman budaya, pemakaian masker menjadi salah satu budaya baru kita hingga ditemukannya vaksin Covid-19,” terangnya.

Berbagai pagelaran pentas seni budaya ditampilkan pada malam budaya ini, di antaranya lagu lagu dan tari daerah.

Puncak acara diisi dengan suguhan drama berjudul “Mangkasara” yang dibawakan grup kesenian Batara Gowa. Bercerita tentang awal mula agama Islam masuk di Kerajaan Tallo yang dibawa oleh Datuk Ribandang hingga cerita bagaimana Makassar mendapatkan sebutan Mangkasara.

Hadir pada kesempatan ini, Sekda Kota Makassar, Muh. Ansar, Komandan Lantamal VI Makassar, Laksamana Pertama TNI Dr. Benny Sukandari, Kepala Kajari Makassar A. Sundari, Konsuler Jepang di Kota Makassar Mr. Miyakawa Katsutoshi bersama istri, serta para camat. (*)

Berikan Komentar
Komentar Pembaca