MAKASSARMETRO – Kalla Logistics menggandeng Ritase dalam mendigitalisasi layanan. Pengiriman dan pengantaran barang pun kini jadi lebih mudah dan transparan.

Chief Operation Officer (COO) Kalla Transport and Logistics, Andi Muhammad Gunawan, menjelaskan, Ritase merupakan B2B platform transportation sourcing & management yang menghubungkan shipper (pengirim barang) dan transporter (pengantar barang). Mereka sudah bermitra dengan berbagai perusahaan besar dan multinasional di Indonesia.

“Mereka (Ritase) mau masuk juga di Sulawesi. Kalla Logistics yang diajak menjadi mitra,” ujar Gunawan, Kamis (17/12/2020).
Kalla Logistics memang memiliki armada transporter yang sangat lengkap. Tersedia berbagai varian armada yang sesuai kebutuhan mitra pelanggan, mulai dari pick-up deck, pick-up box, blind VAN, box engkel, standard box, truck hingga wing box. Total kapasitas material yang bisa didistribusikan pun sudah melebihi 3.000 kubik.
Namun, lanjut Gunawan, model kerja sama dengan Ritase tak hanya melibatkan Kalla Logistics sebagai transporter saja. Namun, bisa juga sebagai shipper.
“Kita kan juga punya barang. Kita punya mitra seperti perusahaan FMCG (Fast Moving Consumer Goods), Spare Part Dealer, serta bisnis lainnya yang barangnya dikerjasamakan dengan kita. Jadi, di sini, selain sebagai transporter, kita juga sebagai shipper,” jelasnya.
Gunawan mengatakan, kerja sama yang dimulai Desember 2020 ini bertujuan untuk mendigitalisasi layanan Kalla Logistics. “Kami selalu ingin mempermudah mitra kami dalam menggunakan jasa Kalla Logistics. Sekarang sudah lebih gampang. Bisa melalui aplikasi,” imbuhnya.
Misal, kata dia, pelanggan membutuhkan truk 10 roda untuk pengantaran barang ke Palu, mereka bisa mengakses aplikasi Ritase atau melalui ritase.com. “Selanjutnya, Ritase yang meneruskan orderannya ke Kalla Logistics,” ungkap Gunawan.
Selain memberikan kemudahan pada pelanggan, aplikasi ini sangat membantu dalam pencatatan transaksi. Semua proses terekap mulai dari order hingga pembayaran.
“Dengan adanya aplikasi ini, seluruh bukti tercatat secara digital dari serah terima barang, volume, sampai biaya. Lebih transparan. Dimana sebelumnya masih serba manual yang potensi risiko tidak tercatatnya besar sekali,” kata Gunawan.
Sementara itu, Iman Kusnadi, CEO & Founder Ritase, menuturkan, penggunaan aplikasi digital memang sudah harus merata sampai ke Indonesia Timur. Kini, Ritase mengambil langkah berani untuk memajukan Sulawesi dari sisi teknologi.
“Kami mengharapkan kerja sama dengan Kalla Logistics ini akan memperbaiki ekosistem logistik di Sulawesi menuju industri 4.0,” tuturnya. (*)
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 15:25
Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Jumat, 16 Oktober 2026 19:27
Husniah Talenrang Dipecat sebagai Bupati Gowa
Kamis, 15 Oktober 2026 11:44
Tampil di Forum Dunia, Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 10:12
Pemkot Makassar Perkuat Akurasi DTSEN, Pastikan Program Sosial Tepat Sasaran.
Selasa, 13 Oktober 2026 10:09