Beredar Telegram Kapolri tentang Pembubaran FPI, Polri: Hoaks!

Jumat, 25 Desember 2020 16:18 WITA Reporter : Makassarmetro
Beredar Telegram Kapolri tentang Pembubaran FPI, Polri: Hoaks! Foto: Istimewa

MAKASSARMETRO – Sebuah surat telegram Kapolri Jenderal Idham Azis berisi larangan Front Pembela Islam (FPI) beraktivitas beredar dan viral di media sosial.

Tak hanya melarang FPI beraktivitas, ormas Habib Rizieq Shihab bahkan akan dibubarkan bersama beberapa ormas islam lainnya.

Dalam surat Telegram Polri yang bernomor STR/965/XII/IPP.3.1.6./2020 tersebut, tercantum kalimat yang melarang FPI beraktivitas.

Bertanggal 23 Desember 2020, surat Telegram ini juga berisi informasi bahwa Presiden Joko Widodo sudah menandatangani Perppu mengenai pembubaran ormas.

Tertulis pembubaran ormas menjadi kebijakan pemerintah dalam menangani permasalahan ormas yang tidak sesuai dengan pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan aturan yang berlaku di NKRI.

Dalam surat itu ada enam ormas yang dibubarkan, yakni Front Pembela Islam (FPI), Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), Jamaah Ansarut Tauhit (JAT), Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), dan Forum Umat Islam (FUI).

Terkait kebenaran surat Telegram yang beredar tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memberikan klarifikasi.

Dikutip dari Antara, Yusri Yunus mengatakan bahwa surat tersebut hoaks.
“Hoaks … yang (surat) telegram itu,” ujar Yusri dalam pesan suara yang diterima Antara.

Dengan demikian, surat telegram pembubaran ormas Islam termasuk FPI dapat dipastikan tidak benar. (*)

Topik berita Terkait:
  1. FPI
  2. Polri
Berikan Komentar
Komentar Pembaca