Vaksinasi Dimulai, Pj Wali Kota Makassar: Jangan Takut Divaksin, Tak Mungkin Pemeritah Celakakan Warganya

Kamis, 14 Januari 2021 14:41 WITA Reporter : Nurul Rahmatun Ummah
Vaksinasi Dimulai, Pj Wali Kota Makassar: Jangan Takut Divaksin, Tak Mungkin Pemeritah Celakakan Warganya

MAKASSARMETRO – Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, mencanangkan pendistribusian vaksin COVID-19 untuk wilayah Kota Makassar.

Pencanangan awal dilakukan di Puskesmas Makkasau, Jalan Ratulangi, Kamis (14/1/21). Dihadiri Sekda Kota Makassar, Kapolrestabes Makassar, Wakasat Intelkam Polrestabes, Dandenpom, Plt Kadinkes Makassar, Ketua IDI Makassar, Ketua PDGI Makassar, PPNI Makassar, Direktur RSGMP Unhas, Pimpinan Stikes Sandy Karsa, Ketua Persakmi, Dekan FKG UMI, dan Dekan FKG Unhas.

Mereka yang hadir adalah peserta yang namanya telah terdaftar siap untuk divaksin.

“Alhamdulillah vaksin COVID-19 sudah ada. Kita harus mengapresiasi upaya pemerintah pusat untuk bagaimana melepaskan masyarakat dari pandemi ini,” ucap Rudy dalam sambutannya.

Rudy mengatakan, khusus Makassar mendapatkan kuota vaksin sebanyak 14.324 dosis. Untuk tahap awal pendistribusian diberikan 3.000 dosis.

“Sudah ada di Makassar itu sekitar 3.000 vaksin. Dan yang sudah terdistribusi tahap awal itu ada 500 botol vaksin. Rencana tahap kedua 18 Januari,” tuturnya.

Usai sambutan, Rudy dan para peserta yang akan divaksin bersiap-siap. Pertama-tama Rudy masuk ke ruangan untuk didata, lalu diperiksa tensi dan suhu tubuh, serta ditanya soal riwayat penyakit.

Rudy lolos dan masuk ke ruangan imunisasi Puskesmas Makkasau untuk menerima vaksin pertama.

Usai disuntik, Rudy mendapatkan sertifikat dan memberikan keterangan kepada awak media. “Gak terasa apa-apa, kok, jarumnya seperti jarum suntik yang diperuntukkan buat anak bayi. Sangat halus dan yang menyuntik juga sudah ahli. Jadi aman-aman saja,” ungkapnya.

Rudy menjelaskan, ada dua tujuan pemberian vaksin ini, yakni untuk melindungi diri sendiri dan bagaimana memutus penyebaran mata rantai COVID-19.

Rudy pun meminta kepada masyarakat agar memandang vaksin ini sebagai hal yang positif. “Ini bentuk perlindungan. Jadi jangan takut divaksin karena yakin tidak ada pemerintah yang akan mencelakakan warganya,” pungkas Rudy.

Untuk diketahui, dari 18 peserta yang akan divaksin hanya 11 orang yang memenuhi standar. Sekda Kota Makassar, Muhammad Ansar, tidak mendapatkan vaksin karena tensinya melampaui batas normal. Begitupun dengan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu, yang punya memiliki riwayat penyakit jantung. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pemkot Makassar
  2. Vaksin Covid-19
Berikan Komentar
Komentar Pembaca