52 Kali Gempa Bumi dalam 20 Hari, BMKG Sebut Tidak Lazim

Sabtu, 23 Januari 2021 16:35 WITA Reporter : Makassarmetro
52 Kali Gempa Bumi dalam 20 Hari, BMKG Sebut Tidak Lazim Ilustrasi.

MAKASSARMETRO – BMKG melaporkan, pada periode 1-20 Januari 2021 terjadi 52 gempa bumi dirasakan. Jumlah itu, tergolong tinggi karena hampir tiap hari terjadi gempa yang dirasakan masyarakat.

“Bahkan pada 14 Januari 2021 di wilayah Indonesia terjadi gempa yang guncanganya dirasakan oleh masyarakat sebanyak 8 kali. Tentu saja hal ini tidak lazim, karena dalam 20 hari saja sudah terjadi aktivitas gempa dirasakan sebanyak lebih dari 50 kali,” kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dikutip dari IDN Times, Sabtu (23/1/2021).

Daryono membandingkan aktivitas gempa pada sepanjang Januari 2020. Saat itu tercatat 54 kali gempa. Jumlah yang sudah setara dengan jumlah gempa dirasakan pada 20 hari pertama Januari 2021.

“Adanya fenomena peningkatan aktivitas gempa ini belum dapat diketahui sebabnya,” bebernya.

Daryono mengatakan gempa bumi adalah proses pelepasan energi yang terjadi secara tiba-tiba pada sumber gempa setelah mengalami akumulasi medan tegangan yang sudah berlangsung sejak lama.

“Gejala meningkatnya aktivitas gempa pada waktu-waktu tertentu masih sulit diterangkan. Ada dugaan, perubahan pola tegangan global, regional, bahkan lokal tampaknya dapat menerangkan gejala ini,” katanya.

Daryono memaparkan terkonsentrasinya aktivitas gempa pada kawasan dan kurun waktu tertentu saat ini sudah dapat dilakukan dengan mudah. Namun yang paling penting mengenali dan membedakan berbagai ragam kejadian bencana gempa yang terjadi.

“Hal ini penting dilakukan untuk kepentingan kajian bahaya dan risiko gempa untuk tujuan mitigasi agar dapat memperkecil dampak kerusakan fisik pada bangunan dan infrastruktur serta menghindari jatuhnya korban baik manusia yang tak perlu terjadi,” kata Daryono. (*)

Topik berita Terkait:
  1. BMKG
  2. Gempa Bumi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca