Pj Wali Kota Makassar Beberkan Alasan Pencopotan Jabatan Kepala Dinas Pariwisata

Kamis, 04 Februari 2021 21:34 WITA Reporter : Nurul Rahmatun Ummah
Pj Wali Kota Makassar Beberkan Alasan Pencopotan Jabatan Kepala Dinas Pariwisata Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.

MAKASSARMETRO – Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, mencopot jabatan Rusmayani Madjid sebagai Kepala Dinas Pariwisata.

Hal tersebut lantaran kinerjanya dinilai lamban yang mengakibatkan dana hibah dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenpraf) gagal dicairkan.

Menurut Rudy, pencopotan jabatan Rusmayani adalah langkah tepat dan yang bersangkutan mesti menerima dengan legawa. Hal ini mengingat keputusan diambil sebagai konsekuensi atas kelalaiannya.

“Tentu saya tidak mau menutupi kesalahan anggota saya, tetapi secara internal saya tidak mentolerir kerja yang lambat,” kata Rudy, Kamis (4/2/2021).

Rudy menyebutkan, dana hibah itu akan membantu pengusaha hotel dan restoran. Itu mengingat sektor perhotelan adalah salah satu industri yang sangat membantu pemerintah dalam hal pemulihan ekonomi di masa pandemi.

Rudy juga menyampaikan permintaan maafnya kepada Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan karena dana hibah yang terhambat pencairannya.

“Saya butuh percepatan. Kemarin, kan, kita didemo. Saya sampaikan ke PHRI, saya mengaku bersalah. Sebagai penanggung jawab Pemerintah Kota Makassar, saya minta maaf,” ucapnya.

Dirinya menanggapi alasan bawahannya itu lambat bekerja karena sempat tertular COVID-19. Dia mengaku belum mengetahui karena tidak pernah dilaporkan.

“Saya tidak tahu, saya tidak pernah dijelaskan soalnya. Saya sendiri tidak tahu,” tambahnya. (*)

Berikan Komentar
Komentar Pembaca