Pj Wali Kota Makassar Mohon Maaf, Minta Pengusaha Hotel-Restoran Tidak Larut dalam Kekecewaan

Kamis, 04 Februari 2021 18:21 WITA Reporter : Nurul Rahmatun Ummah
Pj Wali Kota Makassar Mohon Maaf, Minta Pengusaha Hotel-Restoran Tidak Larut dalam Kekecewaan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.

MAKASSARMETRO – Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, meminta pengusaha hotel dan restora untuk tidak larut dalam kekecewaan. Hal tersebut lantaran dana hibah pariwisata tidak kucur hingga saat ini.

“Lebih baik kita jangan larut dalam kekecewaan. Mari jadikan masalah ini sebagai spirit untuk perjuangkan bersama. Sekecil apa pun peluangnya, kita akan lakukan yang terbaik,” kata Rudy, Kamis (4/2/2021).

Rudy juga mengakui sektor perhotelan adalah salah satu industri yang sangat membantu pemerintah dalam hal pemulihan ekonomi di masa pandemi. Makanya, dia berjanji akan memboyong Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, ke Jakarta untuk memperjuangkan dana hibah ke pemerintah pusat.

“Setelah berbincang dengan perwakilan PHRI, Saya mengajak Ketua PHRI Sulsel untuk sama-sama ke Jakarta. Memperjuangkan dana hibah ini ke Kementrian Pariwisata juga Kementrian Keuangan. Berharap bisa segera disalurkan,” terangnya.

Dia juga menyampaikan, permintaan maafnya atas keterlambatan pencairan dana hibah yang belum dapat dikucurkan hingga saat ini.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya sebagai Pj Wali Kota Makassar meminta maaf pada rekan-rekan PHRI Sulsel atas perkembangan yang terjadi,” tuturnya.

Dirinya menyadari, keterlambatan prosedur menyebabkan pencairan dana hibah terhambat. Rudy berjanji akan melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat.

“Adanya keterlambatan prosedur yang menghambat pencairan. Insyaallah
segera kita komunikasikan dengan pemerintah pusat,” ucapnya. (*)

Berikan Komentar
Komentar Pembaca