Kejar Dana Hibah Pariwisata, Pj Wali Kota Makassar Bentuk Tim Khusus

Sabtu, 06 Februari 2021 13:37 WITA Reporter : Nurul Rahmatun Ummah
Kejar Dana Hibah Pariwisata, Pj Wali Kota Makassar Bentuk Tim Khusus Rudy Djamaluddin.

MAKASSARMETRO – Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaludin, mengambil langkah cepat untuk mengejar dana hibah pariwisata dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang gagal dicairkan.

Rudy membentuk tim khusus terdiri atas Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, dan Bagian Hukum Kota Makassar.

Selain itu, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Makassar, termasuk Sekretaris Kota Makassar, M. Ansar dan Asisten II Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Sosial Kota Makassar, Sittiara Kinnang.

Rudy menyebutkan, pihaknya telah menggelar rapat tindak lanjut dana hibah pariwisata bersama jajarannya di rumah jabatannya pada Kamis (4/2/2021).

“Kita sudah rapat segera persiapkan dokumen dan adminitrasi. Bentuk tim yang bisa eksekusi segera,” kata Rudy, Sabtu (6/2/2020).

Dia meminta dokumen yang menunjang pencairan dana hibah agar segera diproses. Meski peluang untuk bisa kembali memanfaatkan anggaran itu kecil, dia berharap ada kebijakan baru. Tidak hanya ke Kemenparekraf, Pemkot Makassar juga berencana melobi Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Sebab, kebijakan pengelolaan keuangan negara juga berada di Kemenkeu. “Peluang sebesar lubang jarum pun, kalau ada peluang kita akan lakukan,” ucap dia.

Menurutnya, bantuan dana hibah dari pemerintah pusat patut untuk diperjuangkan. Apalagi anggaran ini diperuntukkan bagi pelaku usaha hotel dan restoran agar bisa tetap bertahan di tengah pandemi COVID-19. “Anggaran ini penting untuk menstimulus ekonomi kita,” beber Rudy. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca