Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan Kunker ke Makassar Bahas Penanganan COVID-19

Sabtu, 06 Februari 2021 13:24 WITA Reporter : Nurul RahmatunUmmah.
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan Kunker ke Makassar Bahas Penanganan COVID-19 Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan (kiri), bersama Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.

MAKASSARMETRO – Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, berkunjung Kota Makassar untuk mencari tahu cara Pemerintah Kota Makassar dalam penanganan pandemi COVID-19.

Hal tersebut diutarakan Helmi di hadapan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, terkait maksud kunjungannya ke Kota Makassar bersama beberapa kepala dinas yang mendampinginya.

“Sebagai kota besar yang penduduknya punya mobilitas tinggi dibandingkan Kota Bengkulu, kita ingin mengetahui bagaimana Pemerintah Kota Makassar menangani masalah kesehatan utamanya penanganan pandemi COVID-19 di Kota Makassar ini,” kata Helmi di ruang pertemuan Sipakalebbi, Jumat (5/2/2021).

Menurutnya, dengan melihat langsung program yang diterapkan oleh Pemkot Makassar terhadap penanganan pandemi COVID-19, diharapkan dapat diterapkan di Kota Bengkulu.

“Mudah-mudahan apa yang kami dapatkan di sini akan bermanfaat menanggulangi penyebaran COVID-19 khususnya di daerah kami,” ujarnya.

Menanggapi maksud kunjungan Wali Kota Bengkulu tersebut, Rudy memaparkan penanganan pandemi COVID-19 oleh Pemerintah Kota Makassar bersama Satuan Tugas Penanganan COVID-19.

“Saat mula awal pemicu pandemi dengan adanya klaster umrah dan peserta ijtima dunia di Gowa, pemerintah telah mengambil langkah-langkah pencegahan penyebaran COVID-19 di Makassar. Di antaranya dengan pemberlakuan PSBB, prokes yang ketat, dan wisata duta COVID serta diberlakukannya PKM sesuai Perwali No. 36, 51, dan 53,” jelas Rudy.

Demikian pula dengan program vaksinasi sejak dicanangkan oleh presiden pada 14 Januari lalu, pemerintah telah melakukan vaksinasi kepada sejumlah tenaga medis yang bertugas di puskesmas maupun rumah sakit di Kota Makassar.

“Kita jangan takut divaksin karena dengan divaksin akan melindungi diri kita dan orang lain untuk tidak terpapar COVID-19. Apalagi kebijakan pemerintah kepada warga yang sudah divaksin dapat bebas bergerak untuk melakukan aktivitas ekonomi,” terangnya. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca