Asosiasi Usaha Hiburan Malam Tolak Perpanjangan Jam Malam di Makassar

Kamis, 11 Februari 2021 22:35 WITA Reporter : Makassarmetro
Asosiasi Usaha Hiburan Malam Tolak Perpanjangan Jam Malam di Makassar Zulkarnaen Ali Naru.

MAKASSARMETRO – Pemberlakuan jam diperpanjang kembali oleh Pemerintah Kota Makassar. Hal itu mendapat penolakan dari pihak Asosiasi Usaha Hiburan Malam (AUHM) Makassar.

Menurut Ketua AUHM Makassar, Zulkarnaen Ali Naru, Pemkot Makassar dalam menerapkan jam malam tidak berpihak kepada para pengusaha hiburan, sementara usaha lain diizinkan beroperasi.

“Pembatasan jam malam sangat tak adil karena jam operasional kita dibatasi. Ada yang buka jam 8 sampai 10 malam itu, kan, tidak efektif. Kami juga minta tetap Perwali 51 dan 53 itu dijalankan,” ujar Zul, sapaan akrabnya, Rabu (10/2/2021).

Dia mengatakan, usaha hiburan malam di Makassar ini ada tiga jenis. Pertama rumah bernyanyi keluarga, karekean umum, serta bar dan pub. Menurutnya, hal tersebut bisa diaturkan jadwalnya.

“Rumah bernyanyi bisa buka dari pagi sampai jam 9 atau jam 10 malam, selebihnya karaoke silakan buka jam 1 sampai jam 2 malam. Bar dan pub kalau ditutup karaoke bisa buka jam 3, itu yang kami minta. Kan ada kajian-kajian, jangan membuat aturan sepihak,” tuturnya.

“Kemarin memang saya dilibatkan, tetapi tidak ada solusi. Kita cuman diundang mendengarkan. Kita punya keluhan, tidak ditanggapi,” lanjutnya.

Menurutnya, jumlah tempat hiburan yang resmi di Makassar ada 102 dari 118. “Ada yang sudah tutup karena ada yang bangkrut,” sebutnya. (*)

Topik berita Terkait:
  1. AUHM Makassar
  2. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca