Usai Terima Masukan Ulama, Jokowi Cabut Perpres Investasi Miras

Selasa, 02 Maret 2021 14:55 WITAReporter : Makassarmetro
Usai Terima Masukan Ulama, Jokowi Cabut Perpres Investasi MirasPresiden Indonesia, Joko Widodo.

MAKASSARMETRO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut lampiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Dalam Perpres itu Jokowi menetapkan industri minuman keras masuk dalam Daftar Positif Investasi (DPI) mulai 2 Februari 2021.

“Bersama ini, saya sampaikan, saya putuskan lampiran Perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut,” ujar Jokowi dalam jumpa pers, Selasa (2/3/2021).

Hal ini diputuskan Jokowi setelah menerima masukan dari para ulama, ormas, dan tokoh-tokoh agama. Keputusan juga setelah mendengar masukan dari provinsi dan daerah-daerah.

“Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama, MUI, Nahdlatul ulama NU Muhammadiyah dan ormas-ormas lainnya serta tokoh-tokoh agama yang lain dan juga masukan-masukan dari provinsi dan daerah,” katanya.

Sebelumnya, Jokowi telah menetapkan industri minuman keras masuk dalam Daftar Positif Investasi (DPI) mulai 2 Februari 2021. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden/Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Penanaman modal baru hanya dapat dilakukan di beberapa daerah di Indonesia, yakni Provinsi Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Papua dengan memperhatikan budaya serta kearifan lokal. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Perpres Miras
Berikan Komentar
Komentar Pembaca