Momentum Hari Perempuan Internasional, DP3A Makassar Harap Tak Ada Lagi Anak Jadi Korban Human Trafficking

09 Mar 2021 13:04
Author: Redaksi MakassarMetro
Kepala DP3A Kota Makassar Andi Tenri A Palallo.

MAKASSARMETRO – Dinas Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Kota Makassar mencatat hampir tiap tahunnya, terjadi kasus human trafficking yang mempekerjakan gadis di bawah umur sebagai pekerja seks komersial (PSK).

Hal ini disampaikan oleh Kepala DP3A Kota Makassar Andi Tenri A Palallo, Senin (8/3/2021).

Tenri menyebutkan, setidaknya tiap tahunnya ada tujuh kasus human trafficking dalam jaringan prostitusi yang melibatkan gadis di bawah umur. DP3A sendiri telah berupaya agar tidak ada lagi anak terlibat prostitusi.

“Ini sulit kita cegah harus semua pihak turut berperan aktif dalam pembinaan dan menjaga anak-anak kita agar terhindar, terutama di sini peran orang tua dalam mengasuh,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata dia, banyak faktor penyebab anak terlibat prostitusi. Pada umumnya akibat pergaulan dan juga anak yang berasal dari keluarga tidak harmonis. Makanya, perlu pendampingan baik guru di sekolah maupun orang tua di rumah.

Selain itu, hotel serta penginapan tidak membatasi usia tamu menyebabkan anak menjadi leluasa. Menurutnya, pemerintah harus membuat regulasi terkait pembatasan usia untuk para tamunya, mengingat beberapa waktu lalu anak-anak yang terlibat protitusi online diciduk di salah satu hotel.

“Semestinya resepsionis jangan menerima kalau masih di bawah umur, pemerintah harus tegas terkait regulasi usia penerimaan tamu sehingga bisa menjadi upaya agar anak tidak terlibat dalam jaringan prostitusi,” ucapnya.

Tenri menjelaskan, apabila pihaknya menerima anak yang terjaring prostitusi, akan diamankan terlebih dahulu di shelter khusus. Setelah didata lalu meminta wali anak tersebut agar mendampingi dan menjaganya dengan baik.

“Secara khusus kita tidak mendampingi kita hanya memberi pembekalan, kalau masih sekolah, ya, kita kembalikan ke sekolah, selama di kami kita ajarkan agama,” terang Tenri.

Memaknai peringatan Hari Perempuan Internasional, Tenri mengharapkan tidak ada lagi gadis di bawah umur yang terlibat jaringan prostitusi. (*)

DP3A Kota MakassarPemkot Makassar

Berita Terkini