Aset Pemkot Makassar Senilai Rp1 Triliun Terancam Hilang, Danny Pomanto Mengaku Tersentak

Jumat, 19 Maret 2021 09:36 WITAReporter : Makassarmetro
Aset Pemkot Makassar Senilai Rp1 Triliun Terancam Hilang, Danny Pomanto Mengaku TersentakWali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.

MAKASSARMETRO – Aset Pemerintah Kota Makassar senilai Rp1 triliun terancam hilang. Itu setelah Pengadilan Negeri Makassar menyatakan Pemkot Makassar sebagai tergugat kalah atas gugatan lahan eks ruko blok B Pasar Sentral di Jalan KH Agus Salim.

Persoalan status lahan eks ruko blok B Pasar Sentral ini sudah lama diperdebatkan. Pedagang dan Pemkot Makassar saling klaim dan mengaku sama-sama mengantongi sertifikat.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, mengaku sangat kecewa atas hal ini.

“Saya tersentak, ruko di Pasar Sentral dimenangkan oleh mereka (penggungat). Itu terancam nanti aset negara akan diambil oleh pengusaha yang tidak bertanggung jawab,” kata Danny dikutip dari Sindonews, Jumat (18/3/2021).

Kekalahan Pemkot Makassar atas aset itu langsung dilaporkan Danny ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Balai Kota Makassar.

“Bayangkan eks ruko blok B yang sudah terbakar diakui sebagai tanah mereka. Ini berarti semua bisa diatur. Tidak menuduh siapa pun, tapi kenyataannya seperti itu,” ungkap dia.

Kata Danny, nilai aset di Pasar Sentral cukup tinggi. Untuk satu ruko saja nilainya mencapai Rp10 miliar. Sedangkan, ada 106 ruko yang berdiri di lahan tersebut sebelum kebakaran 2014 lalu.

“Rp1 triliun itu terancam nilainya. Makanya kita lakukan upaya hukum. Kita cari novum (bukti baru) baru,” kata Danny. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca