Curiga Banyak Honorer Fiktif, Wali Kota Makassar: Ada yang Sudah Meninggal Tetap Dibayar

Selasa, 23 Maret 2021 14:41 WITAReporter : Makassarmetro
Curiga Banyak Honorer Fiktif, Wali Kota Makassar: Ada yang Sudah Meninggal Tetap DibayarWali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.

MAKASSARMETRO – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, curiga ada banyak pegawai kontrak atau honorer fiktif di lingkup Pemkot Makassar.

Danny, sapaan akrab Wali Kota Makassar, mengunkapkan bahwa hal ini didominasi oleh pegawai kontrak di lingkup kecamatan. “ATM-nya tetap jalan, saya akan selidiki ini kenapa meski ada orang yang pegang ATM-nya seluruh kontrak dan langsung dipotong di situ,” ujar Danny, Senin(23/3/2021).

“Itu pasti fiktif karena meninggal tidak dilapor sementara uangnya tetap tetap dibayar,” imbuhnya.

Danny pun akan membuat program laskar pelayanan publik. Hal itu untuk menguji keaslian dari sekitar 8 ribu lebih tenaga kontrak di Makassar.

“Kontrak ini akan diuji kembali, jadi belum tentu ada 8 ribu, bisa aja cuma 5 ribu, bisa juga sisa seribu. Kita lagi coba uji semua,” Danny menekankan.

Hal ini mengakibatkan terjadinya kebocoran cash negara. Hanya, dirinya belum mengetahui angka pastinya. Diperkirakan ada sekitar 4 ribu yang fiktif.

“Itu negara dirugikan karena kenapa ada calo pegang semua ATM-nya orang dia pergi transfer. Saya belum tahu nilainya, saya baru perintahkan untuk diselidiki,” katanya. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca