Minta Kenaikan Elpiji 3 Kilogram Ditinjau Ulang, Wali Kota Makassar: Kasihan Masyarakat

Sabtu, 27 Maret 2021 14:55 WITAReporter : Makassarmetro
Minta Kenaikan Elpiji 3 Kilogram Ditinjau Ulang, Wali Kota Makassar: Kasihan MasyarakatWali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto.

MAKASSARMETRO – Penerapan harga eceran tertinggi (HET) elpiji
3 kilogram dari Rp15.500 menjadi Rp18.500 sesuai Peraturan Gubernur masih menunggu persetujuan dari Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, pun merespon soal Pergub Nomor 11 Tahun 2021 terkait Penetapan HET Elpiji Tabung 3 Kg.

“Ini saja Pertamina, khusus motor, pertalite-premium saja disamakan harganya. Makanya jangan di gas begitu. Masa gas tidak bisa,” katanya usai menghadiri RUPS Bank Sulselbar di Hotel Claro, Jl AP Pettarani Makassar, Jumat (26/3/2021).

Dia berharap, kebijakan itu ditinjau kembali. “Kasihan masyarakat, yang rasakan kita ini di bawah (masyarakat miskin). Saya ini sudah ke bawah, perlu dikontrol harga selama pandemi ini, jangan sampai dilihat naik sedikit saja, karena lihat nanti eceran berapa harganya,” katanya.

“Sehingga perlu kebijakan yang lebih memihak rakyat. Kan kebijakan seperti ini bukanji kita punya gas, kita lindungi masyarakat. Kalau saya begitu, sayangnya bukan di kota kebijakannya, kalau di kota kucambongki, intinya untuk rakyat,” tambahnya.

Namun, lanjut dia, Kabupaten/kota hanya bisa berharap. “Kita harap ada harga yang bisa punya pertimbangan kondisi hari ini. Palingan kita hanya bisa bicara begini, dengan memberi pengertian ke masyarakat, ya ada kompensasilah,” ujarnya.

“Sama seperti harga premium dan pertalite. Premium mau dikurangi, sebelumnya harganya disamakan untuk motor, kan bagus. Nah saya berharap gas juga demikian, kalau mau dikasih naik apa kompensasinya,” jelas Danny. (*)

Sumber: Tribun Timur

Berikan Komentar
Komentar Pembaca