Berubah Jadi Perseroda, BPR Diharapkan Bisa Tingkatkan PAD Pemkot Makassar

Kamis, 01 April 2021 15:05 WITAReporter : Nurul Rahmatun Ummah
Berubah Jadi Perseroda, BPR Diharapkan Bisa Tingkatkan PAD Pemkot Makassar

MAKASSARMETRO – Peralihan status Bank Perkreditan Rakyat menjadi Perusahaan Perseoran Daerah (Perseroda) diharapkan mampu memberikan pendapatan terhadap Pemerintah Kota Makassar.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, saat menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Makassar, Rabu (30/3/2021).

“Tentunya diharapkan menjadi instrumen dalam meningkatkan daya kerja dan saing secara profesional melalui penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik,” kata Fatma.

Selain itu, dapat mendorong kegiatan usaha-usaha masyarakat, perwujudan tersebut berkesesuaian dengan tujuan pemberian BUMD sebagaimana disebutkan dalam peraturan daerah (Perda) Nomor 54 Tahun 2017 tentang badan usaha milik daerah.

Fatma sangat mengapresiasi atas beralih statusnya BPR dari Perusahaan Daerah (PD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menjadi Perseroda.

“Saya bersama jajaran eksekutif terhadap Dewan Perwakilan Daerah Kota Makassar mengapresiasi seluruh tahapan penyusunan ini mulai dari perencanaan, penyusunan, sampai pada tahap penetapan,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Makassar, Irwan Djafar, menjelaskan pembentukan perusahaan perseoran dipilih karena pendapatannya bisa dimiliki pemerintah sebesar 51 persen. Selain itu, agar dapat mengembangkan bisnis yang lebih besar melibatkan pihak ketiga sebagai pemegang saham, serta mempermudah kerja sama.

“Pada initinya pembentukan BPR sudah sesuai hukum, pasal dan perudang-undangan, selain itu telah sesuai Kemendagri tentang pengelolan BPR, ini diperlukan untuk mewujudkan pelayanan terhadap masyarakat,” ucap Irwan Djafar.

Mengingat selama ini, kinerja BPR sangat kurang, bahkan diketahui BPR tidak pernah menyetorkan dividen terhadap pemerintah kota. Sehingga dengan adanya perubahan tersebut BPR dapat mengalami peningkatan. (*)

Topik berita Terkait:
  1. DPRD Makassar
  2. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca