Pensiunan Pegawai Unjuk Rasa Tuntut Uang Pensiun, Ini Penjelasan PDAM Makassar

Senin, 26 April 2021 16:41 WITAReporter : Makassarmetro
Pensiunan Pegawai Unjuk Rasa Tuntut Uang Pensiun, Ini Penjelasan PDAM Makassar

MAKASSARMETRO – Pensiunan pegawai Perumda Air Minum Kota Makassar melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Senin (26/4/2021).

Sekitar satu jam melakukan melakukan orasi, massa yang berjumlah sekitar 20 orang menyampaikan tuntutannya untuk dibayarkan pensiunnya yang tertunda sejak 2019.

Menanggapi hal itu, Kepala Bagaian Humas PDAM Makassar, Anugrah Alkautzar, mengatakan bahwa pihak perusahaan telah melakukan berbagai upaya hukum terkait persoalan pensiunan tersebut.

Mulai dari sejak adanya temuan LHP-BPK pada 2018 lalu yang merekomendasikan agar menghentikan penggunaan kas perusahaan untuk biaya pensiun direksi dan pegawai Perumda Air Minum Kota Makassar di Asuransi AJB Bumiputera.

“Bahwa berdasarkan LHP-BPK tersebut maka Perumda Air Minum Kota makassar telah mengajukan surat pemutusan kerja sama dengan Pihak AJB Bumiputera, serta meminta untuk membayarkan klaim pegawai Perumda Air Minum Kota Makassar,” kata Anugrah.

“Namun, hingga sampai dengan hari ini pihak Asuransi AJB Bumiputera belum merealisasikan pembayarannya dengan alasan bahwa kondisi Asuransi AJB Bumiputera sedang mengalami likuiditas keuangan dan pembayaran disesuaikan dengan kemampuannya menggunakan sistem antrean,” sambungnya.

Mengingat belum adanya itikad penyelesaian dari pihak Asuransi AJB Bumiputera untuk segera melakukan pembayaran, pada 2021 ini Perumda Air Minum Kota Makassar di bawah kepemimpinan Hamzah Ahmad selaku Direktur Utama akan melakukan langkah-langkah dan upaya hukum baik secara perdata maupun pidana.

“Sebenarnya persoalan ini bukan hanya menyangkut 50 orang pensiunan saja melainkan seluruh pegawai Perumda Air Minum Kota Makassar yang masih aktif,” katanya. (*)

Topik berita Terkait:
  1. PDAM Makassar
  2. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca