Pemkot Makassar Bakal Ganti Kepala Sekolah Tidak Produktif, Dewan Mendukung

Rabu, 05 Mei 2021 14:32 WITAReporter : Makassarmetro
Pemkot Makassar Bakal Ganti Kepala Sekolah Tidak Produktif, Dewan MendukungWali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (kanan).

MAKASSARMETRO – Pemerintah Kota Makassar tengah mengevaluasi kinerja untuk mengganti 20 persen kepala sekolah tingkat SD dan SMP yang dianggap tidak produktif.

Rencana inipun mendapat respon dari Ketua Komisi D DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir. Menurutnya, kebijakan wali kota memangkas kepala sekolah baik tingkat SD maupun SMP dianggap sebagai langkah tepat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Makassar.

“Kalau hal itu harus dilakukan silakan saja selama untuk peningkatan kualitas layanan kepada rakyat dan peningkatan mutu pendidikan kita. Terpenting untuk kesejahteraan tenaga pendidik kita,” kata Wahab, Selasa (4/5/2021).

Dia menilai tidak semua kepala sekolah memiliki kinerja tidak baik. Sebab, ada pula kepala sekolah yang bekerja maksimal sehingga penting untuk dilakukan evaluasi secara terperinci.

“Jadi ada yang baik dan sempurna menjalankan tugasnya, tapi tidak sedikit juga yang gagal menjalankan kewajibannya yang melekat pada kewenangannya,” papar dia.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, secara tegas memberikan rapor merah kepada beberapa kasek di Kota Makassar, baik tingkat SD maupun SMP.

Menurutnya, penggantian sejumlah kasek ini bagian dari resetting pemerintahan. Evaluasi kinerjanya juga dilakukan tidak secara sepihak, tetapi melalui proses penilaian yang matang.

“Kami tidak asal pangkas. Ada penilaian dimana kita menggantinya. Salah satunya jejak digital mereka di media sosial,” kata Danny, Selasa (4/5/2021). (*)

Berikan Komentar
Komentar Pembaca