Dewan Bentuk Pansus Telusuri Jual Beli Tanda Tangan Disdik Makassar

Jumat, 21 Mei 2021 14:12 WITA Reporter : Makassarmetro
Dewan Bentuk Pansus Telusuri Jual Beli Tanda Tangan Disdik Makassar Abdul Wahab Tahir.

MAKASSARMETRO – Dugaan praktik beli tanda tangan di Disdik Makassar mulai ditelusuri.

Melalui Komisi D DPRD Makassar, dewan akan membentuk panitia khusus (pansus) untuk menyelidiki kasus itu.

“Kemungkinan besar kami akan merekomendasikan membentuk pansus untuk menyelidiki kasus di Disdik Makassar ini. Kita tinggal tunggu persetujuan pak ketua (Rudianto Lallo) dan wakil ketua tiga (Nurhaldin) selaku koordinator komisi,” beber Ketua Komisi D DPRD Makassar, Wahab Tahir, kemarin.

Dia berujar, praktik jual beli tanda tangan sudah terjadi selama dua tahun belakangan ini.

Tanda tangan itu digunakan untuk pengurusan kenaikan pangkat di Disdik Makassar. Satu kali tanda tangan dipatok dengan harga Rp2 juta.

“Jadi tanda tangan ini untuk pengurusan kenaikan pangkat, satu kali tanda tangan itu harganya jutaan, dan itu disinyalir sudah terjadi dua tahun ini,” bebernya.

Wahab menyayangkan ada praktik jual beli tanda tangan dalam hal pengurusan kenaikan pangkat. Menurut dia, tindakan yang diduga dilakukan oknum pejabat Disdik ini telah mencoreng marwah dunia pendidikan di Kota Makassar.

“Oknum yang bersangkutan (terduga) membantah, tapi kita sudah punya rekaman percakapan korban yang disuruh membayar saat mengurus kenaikan pangkat,” tuturnya. (*)

Topik berita Terkait:
  1. DPRD Kota Makassar
  2. DPRD Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca