Salat Gerhana Berjemaah, Danny Pomanto Doakan Makassar Cepat Pulih dari Covid-19

Kamis, 27 Mei 2021 07:55 WITA Reporter : Makassarmetro
Salat Gerhana Berjemaah, Danny Pomanto Doakan Makassar Cepat Pulih dari Covid-19

MAKASSARMETRO – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, melakukan salat khusuf (saalat gerhana) berjemaah di roof top lediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Makassar, Rabu (26/5/2021).

Salat berjemaah ini dihadiri oleh beberapa kepala OPD terkait. Sementara itu, yang lainnya melakukan salat khusuf di masjid-masjid yang terletak dekat dari kediaman masing-masing.

Sebelum melaksanakan salat khusuf yang dipimpin oleh Ustaz Syaibani Mujiono, Danny melaksanakan salat Magrib dan Isya terlebih dahulu.

Lalu, para jemaah mendapatkan tata cara salat gerhana yang dipaparkan oleh Ustaz Akrama Hatta.

Kata Danny, salat gerhana ini berbeda dari salat gerhana yang digelarnya lima tahun lalu.

Akibat pandemi, akhirnya salat berjemaah digelar secara terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Alhamdulillah hari ini ada dua peristiwa penting yang kita peringati. Blood moon bersamaan dengan hari Waisak. Di ruang terbuka ini kita salat khusuf meskipun terbatas. Coba tidak pandemi kita gelar di Anjungan atau di Karebosi,” ujarnya.

Danny juga meminta para jemaah usai salat khusuf untuk mendoakan Kota Makassar agar bisa pulih dar Covid-19.

“Hari ini kasus Covid-19 di Makassar sedikit meningkat. Capai di angka 43 orang. Kita harus kerja sama dan mendoakan Kota Makassar agar Makassar bisa segera bebas dari Covid-19,” sebutnya.

Jika angka positif Covid-19 terus bertambah, Danny mengaku akan segera bertindak. Tim “Covid Hunter” pun telah dibentuk yang akan di-launching pada Jumat (28/5/2021).

Covid Hunter ini di dalamnya terdapat tenaga kesehatan, dokter, dan kerja sama TNI-Polri. Mereka bertugas “memburu” para pasien suspect dan men-tracing sekitarnya.

“Jadi kita tandai rumahnya dengan tulisan rumah ini dalam pengawasan pemerintah kota. Setelah itu kita test semua tempat ngopinya, kantornya, dan tetangga-tetangganya. Jadi hati-hatiki. Kalau positif pasti saya akan lockdown kantor dan tempat ngopi yang tidak taat prokes,” paparnya.

Danny berharap langkah yang diambilnya dapat menekan angka penyebaran Covid-19 di Makassar. Agar pemulihan ekonomi dan adaptasi sosial di Makassar bisa segera dijalankan tanpa adanya virus yang menggangu. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pemkot Makassar
  2. Salat Gerhana
Berikan Komentar
Komentar Pembaca