Cegah Klaster Baru, PD Pasar Makassar Tingkatkan Penerapan Prokes di Pasar Tradisonal

Kamis, 03 Juni 2021 10:59 WITA Reporter : Makassarmetro
Cegah Klaster Baru, PD Pasar Makassar Tingkatkan Penerapan Prokes di Pasar Tradisonal

MAKASSARMETRO – Pasar Tradisional maupun pasar modern kini menjadi pusat perhatian pemerintah lantaran aktivitas masyarakat yang melakukan transaksi jual beli mulai ramai.

Kegiatan ini seakan tak bisa lagi dibendung karena alasan ekonomi. Dengan harapan perekonomian di daerah kembali meningkat disaat krisis akibat penyebaran Covid-19. 

Kendati demikian, tentu harus tetap menyesuaikan diri dengan menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Hal ini telah diatur sesuai surat edaran Wali Kota Makassar yang telah ditujukan kepada jajaran PD Pasar Makassar dalam hal ini berlaku kepada pengelola, pedagang, pegawai staf, dan juga pengunjung yang datang ke pasar tradisional. 

Untuk itu, Direksi PD Pasar Makassar senantiasa mengingatkan bagi pengelola dan jajaran staf unit pasar wajib menyediakan tempat cuci tangan (tandon) atau westafel beserta dengan sabun di depan pintu masuk maupun pintu keluar pasar. Atau tempat yang bisa dijangkau dengan mudah oleh masyarakat.

“Kita tetap rutin mengingatkan kepada pedagang dan juga jajaran staf di pasar. Untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni dengan sosialisasi setiap hari agar mereka wajib memakai masker, memantau tandom tempat cuci tangan, dan jangan terlalu berkerumun,” ujar Direktur Umum PD Pasar, Nuryanto G. Liwang, Rabu (2/6/2021).

Selain itu, menurut Anto Liwang, pedagang juga harus menjaga kebersihan masing-masing kios atau lapak mereka. Dan mengimbau kepada pengunjung jika kondisi kurang fit dan kurang sehat, dianjurkan untuk tidak ke pasar.

Sementara, Direktur Utama PD Pasar Makassar, Basdir, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini terus bergerak melakukan himbauan penerapan protokol kesehatan.

Ia menyebutkan kepala-kepala pasar telah ditekankan untuk meningkatkan kedisiplinan agar masyarakat sadar dan peduli terhadap bahaya Covid-19. Hal itu dilakukan agar pasar tradisional tidak menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19.

“Peran kepala-kepala pasar dalam penertiban kedisiplinan di pasar sangatlah penting. Untuk itu kami tekankan kepada kepala-kepala pasar agar memperhatikan itu. Terutama menyiapkan tandon air di pintu masuk dan keluar serta penggunaan masker bagi pedagang maupun pengunjung,” katanya. (*)

Topik berita Terkait:
  1. PD Pasar Makassar Raya
  2. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca